Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

 



 

 MODUL 9 RENCANA PEMBELAJARAN

KEGIATAN BELAJAR 1

PENGERTIAN, PRINSIP, DAN FUNGSI RENCANA PEMBELAJARAN

Pembelajaran pada hakikatnya merupakan proses sebab akibat. Guru sebagai pengajar merupakan penyebab utama terjadinya proses belajar. Siswa sebagai peserta didik merupakan subjek utama dalam proses pembelajaran. Cara belajar dapat dilakukan dalam bentuk kelompok (klasikal) ataupun perorangan (individual). Kurikulum dan pembelajaran tidak dapat dipisahkan karena kurikulum tanpa pembelajaran tidak ada bermakna apa-apa. Pembelajaran tanpa kurikulum juga akan salah arah, tidak ada pedoman yang memberikan arah pada pencapaian tujuan.

 

A.                 PENGERTIAN RENCANA PEMBELAJARAN

RPP merupakan kegiatan merumuskan tujuan-tujuan atau kompetensi-kompetensi apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran, cara apa yang digunakan untuk menilai pencapaian tujuan atau kompetensi tersebut, materi atau bahan apa yang akan disimpulkan, bagaimana cara menyampaikan bahan, serta media atau alat atau sumber belajar apa yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran. Ada beberapa karakteristik yang dapat dijadikan pertimbangan tatkala guru menyusun suatu rencana pembelajaran, yaitu:

1.        Ditujukan untuk siswa belajar

Intinya rencana pembelajaran yang dibuat harus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa.

2.       Memiliki tahap-tahap

Yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap tindak lanjut

3.       Sistematis

Perencanaan tersebut harus dimulai dari hal yang diperlukan terlebih dahulu kemudian diikuti dengan sesuatu yang harus mengikutinya

4.       Pendekatan system

Pembelajaran itu terdiri atas komponen-komponen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi

5.        Didasarkan pada proses belajar manusia

Mengutamakan pada proses belajar siswa itu sendiri sebagai manusia yang akan belajar

B.                 PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN

1.       memperhatikan perbedaan individu siswa

memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal (entry behavior), tingkat intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan social, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan siswa.

2.       mendorong partisipasi aktif siswa

RPP yang disusun harus menciptakan suatu pembelajaran yang dapat mendorong partisipasi aktif setiap siswa

3.       mengembangkan budaya membaca dan menulis

RPP seharusnya menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang dapat mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung.

4.       memberikan umpan balik dan tindak lanjut



 

 


MODUL 9 RENCANA PEMBELAJARAN

 

KEGIATAN BELAJAR 2

LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN

A.                 KOMPONEN RENCANA PEMBELAJARAN

Komponen RPP terdiri dari:

1.        Identitas mata pelajaran

2.       Standar Kompetensi

Kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester

3.        Kompetensi Dasar

Kemampuan yang harus dikuasai peserta didik

4.        Indikator Pencapaian Kompetensi

Perilaku yang dapat diukur untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran

5.        Tujuan Pembelajaran

Mengambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar

6.       Materi Ajar

Fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan

7.        Alokasi Waktu

8.       Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran disesuaikan dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indicator dan kompetensi yang hendak dicapai

9.        Kegiatan Pembelajaran

a.         Pendahuluan

Merupakan kegiatan awal untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik

b.        Inti

Proses pembelajaran untuk mencapai KD dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi

c.         Penutup

Mengakhiri aktivitas pembelajaran dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian, dan refleksi, impan balik, dan tindak lanjut


10.   

Penilaian Hasil Belajar

Disesuaikan dengan indicator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian

11.   Sumber Belajar

 

 

B.                 LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN

Untuk menyusun rencana pembelajaran yaitu sebagai berikut:

1.       Perumusan Tujuan

a.         Tujuan pendidikan nasional

Merupakan tujuan yang sifatnya umum dan berlaku untuk semua pendidikan yang ada di Indonesia

b.        Tujuan intitusional/lembaga

Merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh setiap sekolah atau lembaga pendidikan

c.         Tujuan kurikuler

d.       Tujuan pembelajaran

Tujuan yang ingin dicapai dari setiap kegiatan pembelajaran:

1)         Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)

2)         Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)

Mengacu kepada empat criteria, yaitu ABCD: A= Audience, B=Behavior, C=Condition, dan D= Degree

TPK dikatakan baik bila memenuhi criteria sebagai berikut:

a)         Menggunakan kata kerja operasional

b)         Harus dalam bentuk hasil belajar

c)         Harus berbentuk tingkah laku siswa, bukan tingkah laku guru

d)        Hanya meliputi satu jenis kemampuan, agar mudah dalam menilai pencapaian tujuan

2.       Perencanaan Materi Pelajaran

a.         Materi pelajaran hendaknya sesuai dan menunjang terhadap tercapainya tujuan pembelajaran

b.      Materi pelajaran hendaknya sesuai dengan tingkat pendidikan dan perkembangan siswa pada umumnya

c.         Materi pelajaran hendaknya terorganisasi secara sistematis dan berkesinambungan

d.       Materi pelajaran hendaknya mencakup hal-hal yang bersifat factual maupun konseptual

Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menetapkan materi pelajaran, yaitu:

a.         Tujuan pembelajaran

b.       Pentingnya bahan

c.         Nilai praktis

d.       Tingkat perkembangan peserta didik

e.         Tata urutan

Isi kurikulum atau bahan pembelajaran dapat dikategorikan menjadikan 6 jenis yaitu:

a.         Fakta, yaitu sesuatu yang telah terjadi atau telah dialami/dikerjakan

b.        Konsep/teori, yaitu suatu idea atau gagasan atau suatu pengertian umum

c.         Prinsip merupakan suatu aturan/kaidah untuk melakukan sesuatu

d.       Proses adalah serangkaian gerakan, perubahan, perkembangan atau suatu cara/prosedur

e.         Nilai adalah suatu pola, ukuran/norma

f.        Keterampilan adalah suatu kemampuan untuk berbuat sesuatu

3.       Perencanaan Kegiatan Pembelajaran

a.         Kegiatan guru

Bentuk kegiatan guru tergantung kepada jenis-jenis metode pembelajaran yang akan digunakan



 


Kurikulum Modul 9 KB 3

 

 

 

 

MODUL 9 RENCANA PEMBELAJARAN

 

 

 

KEGIATAN BELAJAR 3 KEPUTUSAN SITUASIONAL

A.                 MODEL PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN

1.       Model Banathy

Langkah 1: merumuskan tujuan (formulate objectives) Langkah 2: mengembangkan tes (develop test)

Langkah 3: menganalisis tugas belajar (analyze learning task) Langkah 4: Mendesain system instruksional (design system)

Langkah 5: Melaksanakan kegiatan dan mengetes hasil (implement and test output) Langkah 6: mengadakan perbaikan (charge to improve)

2.       Model Kemp

a.         Menentukan tujuan pembelajaran umum (TPU)

b.       Membuat analisis tentang karakteristik siswa

c.         Menentukan tujuan pembelajaran secara spesifik, operasional, dan terukur

d.       Menentukan materi/bahan pelajaran yang sesuai dengan TPK

e.         Menetapkan penjajagan awal (pre assessment)


f.        

Menentukan strategi belajar mengajar yang sesuai

g.       Mengkoordinasikan sarana penunjang yang diperlukan

h.       Mengadakan evaluasi

3.       Model PPSI

PPSI adalah singkatan dari Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional. Langkah- langkahnya adalah:

a.         Merumuskan tujuan instruksional

b.       Mengembangkan alat evaluasi

c.         Menentukan kegiatan belajar dan materi pelajaran

d.       Mengembangkan program kegiatan

e.         Melaksanakan program

Langkah-langkahnya:

Langkah 1: merumuskan tujuan instruksional khusus Langkah 2: mengembangkan alat evaluasi

Langkah 3: menentukan kegiatan belajar dan materi pelajaran Langkah 4: mengembangkan program kegiatan

Langkah 5: melaksanakan program

4.       Model Gerlach & Ely

Model ini terdiri dari 10 unsur:

a.         Spesifikasi isi pokok bahasan

b.       Spesifikasi tujuan pembelajaran

c.         Pengumpulan dan penyaringan data tentang siswa

d.       Penentuan pendekatan

e.         Pengelompokkan siswa

f.        Penyediaan waktu

g.       Pemilihan media

h.        Evaluasi

i.          Analisis umpan balik

 

B.                 UMPAN YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN

Ada beberapa kasus yang dapat diungkapkan, yaitu:

1.       Sikap guru dan administrator

Guru sering kali tidak membuat rancangan pembelajaran, khususnya guru-guru yang telah lama mengajar. Administrator yang hanya memandang rancangan pembelajaran sebagai sebuah dokumen untuk kenaikan pangkat dan bukan untuk melihat apakah rancangan pembelajaran yang dibuat guru itu diimplementasikan dalam kegiatan yang nyata

2.        Aspek-aspek yang sering dianggap bermasalah

Antara lain rancangan pembelajaran yang terlalu rinci, ketidaksinambungan antarunsur dalam rancangan pembelajaran, dan ketidakjelasan evaluasi yang dilakukan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407