Modul 1 Pembelajaran Terpadu | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4205
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
A.
Pengertian Pembelajaran Terpadu
Ada
dua istilah yang memiliki hubungan
yang saling terkait,
yaitu kurikulum terpadu
(integrated curriculum) dan pembelajaran terpadu
(integrated learning).
1. Kurikulum
terpadu adalah kurikulum
yang menggabungkan sejumlah
disiplin ilmu melalui
pemaduan isi, ketrampilan, dan sikap (Wolfinger, 1994:133). Rasional pemaduan
itu disebabkan oleh beberapa hal berikut:
a. Pengalaman belajar bersifat
interdisipliner sehingga diperlukan multi-skill
b. Tuntutan interaksi kolaboratif
c. Memudahkan anaka membuat
hubungan antarskemata
d. Efesiensi
e. Tuntutan keterlibatan anak tinggi dalam proses pembelajaran
2. Pembelajaran terpadu sebagai suatu konsep
dapat diartikan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa
mata pelajaran untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.
Bermakna artinya siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari
melalui pengalaman langsung
dan mengbungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami.
Menurut Aminudin, (1994).
Pengertian pembelajaran terpadu
dapat dilihat sebagai
berikut:
a. Suatu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan berbagai
mata pelajaran yang mencerminkan dunia nyata di
sekeliling serta dalam rentang kemampuan dan
perkembangan anak;
b.
Suatu
cara untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anak secara serempak(simultan);
c.
Merakit atau menggabungkan sejumlah
konsep dalam beberapa
mata pelajaran yang berbeda, dengan harapan siswa akan
belajar dengan lebih baik dan bermakna. Menurut Anda dimana letak
perbedaannya antara konsepsi
kurikulum terpadu dengan
pembelajaran terpadu? Apakah dari segi perencanaan dan pelaksanaannya.
B.
Karakteristik Pembelajaran Terpadu
1.
Berpusat pada siswa (student centered)
2.
Memberikan pengalaman langsung kepada
siswa (direct experiences)
3.
Pemisahan antarmata pelajaran tidak begitu
jelas.
4.
Menyajikan konsep-konsep dari mata pelajaran
dalam sutu proses pembelajaran
5.
Bersifat luwes (fleksibel)
6.
Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.
Beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu di antaranya:
a. Kompetensi
dasar dalam kurikulm 2004 masih terpisah-pisah kedalam mata pelajaran
mata pelajaran yang ada.
b.
Pelaksanannya dibutuhkan sarana dan prasana
belajar yang memadai
untuk mencapai kompetensi dasar secara optimal.
c. Belum semua guru sekolah dasar memahami konsep
pembelajaran terpadu secara
utuh.
C. Landasan Pembelajaran Terpadu
Landasan ini pada hakikatnya adalah faktor-faktor yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan oleh para guru pada waktu merencanakan, melaksanakan, serta menilai proses dan hasil pembelajaran.
1. Landasan filosofis
Perumusan kompetensi dan materi pada dasarnya bergantung pada pertimbangan- pertimbangan filosofis. Ada tiga aliran filsafat
sebagai berikut:
a. Aliran progresivisme
menekankan pada penekanan
kreativitas, pemberian sejumlah
kegiatan, suasana yang alamiah dan memperhatikan pengalaman
siswa. Dengan kata lain proses pembelajaran bersifat mekanistis (Ellis,
1993).
b. Aliran konstruktivisme
melihat pengalaman langsung siswa (direct
experiences) sebagai kunci dalam pembelajaran.
c. Aliran humanisme
melihat siswa dari segi keunikan,
potensi dan motivasi yang
dimilikinya.
2. Landasan Psikologis
Berkaitan dengan
psikologi perkembangan peserta didik dan teori belajar. Tugas utama guru membantu
mengoptimalkan perkembangan siswa seperti perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan moral melalui
proses belajar. Pandangan Psikologis yang melandasi pembelajaran terpadu sebagai
berikut.
a.
Pada dasarnya
masing-masing siswa membangun realitasnya sendiri.
b. Pikiran seseorang pada dasarnya mempunyai
kemampuan untuk mencari
pola dan hubungan
antara gagasan yang ada.
c. Pada dasarnya siswa adalah seorang
individu dengan berbagai
kemampuan yang dimilikinya dan mempunyai kesempatan untuk berkembang.
d.
Keseluruhan perkembangan anaka adalah terpadu dan anak melihat dirinya dan sekitarnya secara utuh (holistik).
3.
Landasan Praktis
Berkaitan dengan kondisi-kondisi nyata yang pada umumnya terjadi dalam proses
pembelajaran saat ini, sehingga harus mendapat perhatian dalam
pelaksanaan pembelajaran terpadu. landasan
praktis dalam pembelajaran terpadu sebagai berikut.
a. Perkembangan ilmu pengetahuan begitu cepat
sehingga terlalu banyak informasi yang harus dimuat
dalam kurikulum.
b. Hamper semua pelajaran di sekolah diberikan
secara terpisah satu sama lain, padahal seharusnya saling terkait.
c. Permasalahan yang muncul dalam pembelajaran
sekarang ini cenderung lebih bersifat lintas mata pelajaran
(interdisipliner) sehingga dipelukan
usaha kolaboratif antara berbagai mata pelajaran untuk
memecahkannya.
d. Kesenjangan
yang terjadi antara teori dan praktek dapat dipersempit dengan pembelajaran terpadu
sehingga siswa akan mampu berfikir
teoritis dan pada saat yang
sama mampu berpikir
praktis.
4. Perlu dipertimbangkan landasan IPTEK
Untuk
menyelaraskan materi pembelajaran terpadu dengan perkembangan dan kemajuan yang terjadi dalam dunia IPTEK,
baik secara langsung
maupun tidak langsung.
D.
Prinsip-Prinsip Pembelajaran Terpadu
Dalam proses penggalian
tema-tema perlu diperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut.
1.
Tidak terlalu
luas.
2.
Harus bermakna
3.
Disesuaikan dengan
tingkat perkembangan siswa
4.
Sebagian besar minat siswa
5.
Mempertimbangkan peristiwa
yang otentik
6.
Mempertimbangkan kurikulum yang berlaku
7.
Mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
Dalam proses pelaksanaan pembelajaran terpadu perlu diperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut.
1.
Guru hendaknya
tidak otoriter yang mendominasi aktivitas
pembelajaran
2.
Pemberian tanggung
jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas
3.
Guru perlu bersikap akomodatif
terhadap ide-ide yang tidak terpikirkan dalam perencanaan pembelajaran
Dalam proses penilaian pembelajaran terpadu perlu diperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut.
1.
Memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan penilaian
diri (self evaluation) di samping bentuk penilaian lainnya.
2.
Guru
perlu mengajak para siswa untuk menilai perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilam pencapaian tujuan dan kompetensi yang telah disepakati.
E.
MANFAAT PEMBELAJARAN TERPADU
Beberapa manfaat yang dipetik dalam pembelajaran terpadu,
antara lain:
1. Menggabungkan berbagai mata pelajaran akan terjadi penghematan karena tumpang tindih
materi dapat dikurangi
bahkan dihilangkan.
2. Siswa melihat hubungan-hubungan yang bermakna sebab materi pembelajaran lebih berperan sebagai
sarana atau alat
3.
Meningkatakan taraf kecakapan berpikir
siswa
4.
Kemungkinan pembelajaran yang terpotong-potong sedikit sekali terjadi
5.
Memberikan penerapan-penerapan dunia nyata
6. Pemaduan antarmata pelajaran diharapkan penguasaaan materi akan semakin baik dan meningkat
7. Pengalaman belajar antarmata
pelajaran sangat positif
untuk membentuk pendekatan
menyeluruh pembelajaran terhadap
pengembangan ilmu pengetahuan
8.
Motivasi dapat diperbaiki dan ditingkatkan dalam pembelajaran antarmata
pelajaran
9.
Membantu menciptakan struktur kognitif atau pengetrahuan awal siswa
10. Terjadi kerja sama yang lebih
meningkat antara para guru, para siswa, guru-siswa dan siswa-nara
sumber lain, belajar lebih menyenangkan belajar dalam situasi yang lebih nyata, dan dalam konteks yang lebih bermakna.
KB 2. MODEL-MODEL PEMBELAJARAN TERPADU
A. BERBAGAI
MODEL PEMBELAJARAN TERPADU
1. Model Penggalan ( Fragmented )
2. Model Keterhubungan ( Connected )
3. Model Sarang
( Nested )
4. Model Urutan / Rangkaian ( Sequenced )
5. Model Bagian ( Shared )
6. Model Jaring Lab-laba ( Webbed )
7. Model Galur ( Threaded )
8. Model Keterpaduan ( Integrated )
9. Model Celupan ( Immersed ) 10.Model Jaringan ( Networked )
B.
MODEL PEMBELAJARAN TERPADU DISEKOLAH DASAR
1. Model jaring laba-laba
Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik.
2.
Model keterhubungan ( Connected )
Adalah model pembelajaran yang secara sengaja di
usahakan untuk menghubungkan satu konsep dengan
konsep lain, satu topic dengan
topic lain, satu ketrampilan dengan
ketrampilan lain.
3. Model Keterpaduan ( Intergrated )
Merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan antarmata pelajaran.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar