Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Modul 1 Penelitian Tindakan Kelas | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT IDIK4008

 


MODUL 1

HAKIKAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS

KEGIATAN BELAJAR 1

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK PENELITIAN TINDAKAN KELAS

 

A.    Pengertian PTK

Mills (2000) mendefinisikan penelitian tindakan kelas sebagai “systematic inquiry” yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah atau konselor sekolah untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai praktik yang dilakukannya. Dengan mengkaji pengertian diatas, Penelitian tindakan kelas (PTK) dapat diartikan sebagai penelitan yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjannya sehingga hasil belajar siswa meningkat. 

B.     Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas

Karakteristik PTK adalah sebagai berikut:

1.      An inquiry of practice from within

Adanya masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran pada diri guru bahwa praktik yang dilakukannya selama ini di kelas mempunyai masalah yang perlu diselesaikan. Guru merasa bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam praktik pembelajaran yang dilakukannya selama ini, dan perbaikan itu diprakarsai oleh guru itu sendiri, bukan oleh orang dari luar.

2.       Self reflective inquiry

Dalam PTK, pengumpulan data dilakukan oleh guru itu sendiri melalui refleksi diri. Metodologi yang digunakan longgar, namun secara sistematik, sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian dan rencana yang dibuat.

3.   Focus penelitian berupa kegiatan pembelajaran.

4. Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran

C.     Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Kelas

Perbedan PTK dan Penelitian Kelas dapat dilihat pada tabel berikut:

 

No

Aspek

Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Non PTK

1

Peneliti

Guru

Orang luar

2

Rencana penelitian

Oleh guru( mungkin dibantu orang luar)

Oleh peneliti

3

Munculnya masalah

Dirasakan oleh guru(mungkin dengan dorongan orang luar)

Dirasakan oleh orang luar

4

Cirri utama

Ada tindakan untuk perbaikan yang berulang

Belum tentu ada tindakan perbaikan

5

Peran guru

Sebagai guru dan peneliti

Sebagai guru ( objek penelitian)

6

Tempat penelitian

Kelas

Kelas

7

Proses pengumpulan data

Oleh guru sendiri atau bantuan orang lain

Oleh peneliti

8

Hasil penelitian

Langsung dimanfaatkan oleh guru dan dirasakan oeh kelas

Menjadi milik peneliti, belum tentu dimanfaatkan oleh guru.

 

D.    Mengapa PTK Perlu Dilakukan Oleh Guru?

Guru dianggap paling tepat melakukan PTK karena:

a.       Guru memiliki otonomi untuk menilai kinerjanya

b.      Temuan penelitian tradisional sering sukar diterapkan untuk memperbaiki pembelajaran

c.       Guru merupakan orang yang paling akrab dengan kelasnya

d.      Interaksi guru-siswa berlangsung secara unik

e.       Keterlibatan guru dlam berbagai kegiatan inovatif yang bersifat pengembangan mempersyaratkan guru melakukan penelitian dikelasnya

 

 

 

KEGIATAN BELAJAR 2

MANFAAT, KETERBATASAN, DAN PERSYARATAN PTK

 

A.    Manfaat penelitian tindakan kelas

PTK bermanfaat bagi guru, pembelajaran/siswa, serta bagi sekolah.

1.      Manfaat bagi guru

a.       Membantu guru memperbaiki pembelajaran

b.      Membantu guru berkembang secara professional

c.       Meningkatkan percaya diri guru

d.      Memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.

2.      Manfaat bagi pembelajaran/siswa

Bagi pembelajara/siswa, PTK bermanfaat untuk meningkatkan proses/hasil belajar siswa, disamping guru yang melaksanakan PTK dapat menjadi model bagi para siswa dalam bersikapkritis terhadap hasil belajarnya.

3.      Manfaat bagi sekolah

Bagi sekolah, PTK membantu sekolah untuk berkembang karena adanya peningkatan/kemajuan pada diri guru dan pendidikan di sekolah tersebut.

B.     Keterbatasan PTK

1.      Validitas; validitas PTK sering dipertanyakan karena metodologi yang agak longgar bersifat informal meskipun dijaga keobjektifannya masih sering menimbulkan keraguan.

2.       Generalisasi; hasil PTK tidak dapat digeneralisasi karena memang hasil tersebut hanya terkait dengan siswa dalam kelas tertentu.

C.     Kondisi Yang Dipersyratkan Dalam PTK

PTK memerluukan berbagai kondisi agar dapat berlangsung dengan baik dan melembaga. Kondisi tersebut antara lain dukungan dari semua personil disekolah, iklim yang terbuka yang memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi, berdiskusi, berkolaborasi, dan saling percaya antara guru dan siswa. Birokrasi yang terlampau ketat merupakan hambatan bagi PTK.  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407