Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Modul 4 Pendidikan IPS di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK 4106



MODUL 4

ISU DAN MASALAH SOSIAL BUDAYA DALAM PENGAJARAN IPS

Kegiatan Belajar 1

Tren Globalisasi dan Keragaman Budaya

A. Globalisasi

Globalisasi adalah suatu gejala dimana tata hubungan internasional lebih disertakan lagi, terutama dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah dan isu-isu internasional yang bersifat lintas Negara dan lintas budaya.

Masalah dan isu globalisasi adalah persoalan yang melanda dunia dan dihadapi oleh berbagai bangsa dan Negara. Masalah ini semakin dipacu oleh kemajuan IPTEK. Contoh isu dan masalah yang bersifat global diantaranya :Krisis energi, jarak antara Negara kaya dan miskin, kepadatan pendudukan, populasi, perang nuklir, perdagangan internasional, kkomunikasi dan perdagangan obat terlarang

Pengajaran globalisasi bertujuan membentuk warga Negara yang memiliki kepedulian terhadap masalah dan isu global. Keanekaragaman budaya merupakan ketidaksamaan budaya yang mengandung pengertian setiap bangsa ataupun memiliki seperangkat gagasan, tindakan dan hasil karya yang berbeda.

Masalah keanekaragaman budaya yang utama adalah pembauran atau asimilasi. Pembauran adalah suatu proses social dari golongan-golongan manusia yang berlatabelakang yang berbeda. Sikap toleran, menghargai, dan menghormati sert peduli terhadap kelompok yang berbeda adalah kunci berhasilnya pembauran.

Globalisasi dan keanekaragaman budaya sebagai suatu kenyataan, mendorong perlunya memformulasikan kembali pendidikan IPS sebagai alat untuk menumbuh kembangkan kesadaran pentingnya pendekatan keanekaragaman budaya dalam memahami dan menyikapi globalisasi.

Kegiatan Belajar 2

Masalah – masalah Lingkungan dan Pendidikan Lingkungan

Lingkungan hidup (environment) menurut UU RI no 4 tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok lingkungan hidup dapat didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk didalamnya manusia dan prilaku yang mempengaruhi

Aspek-aspek yang termasukkedalam konsep lingkungan hidup, meliputi 5 hal yaitu:

      Lingkungan abiotic, yaitu segala sesuatu yang ada disekitar makhluk hidup yang bukan berupa organisme hidup. Misalnya tanah, mineral, udara dan gas, air dll

      Lingkungan biotik yaitu: segala sesuatu yang ada disekitar makhluk hidup yang berupa organisme hidup. Misalnya mikroorganisme, binatang, tumbuhan, manusia dll.

      Lingkungan alam, yaitu: kondisi alamiah baik secara biotik amupun abiotic yang belum banyak dipengaruhi oleh tangan tangan manusia.

      Lingkungan social, yaitu: manusia baik secara individu maupun kelompok yang ada diluar dirinya

      Lingkungan budaya, yaitu: segala sesuatu baik secara materi maupun non materi yang dihasilkan oleh manunsia melalui proses penciptaan rasa, karsa dan karyanya.

Menurut Nursid Sumaatmaja (1989:46-65), seorang ilmuwan yang geografi dari FPIPS Bandung, setidaknya ada empat masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup manusia, yaitu:

1.      Perkembangan populasi manusia yang cepat

2.      Daya dukung lingkungannya yang tidak memadai

3.      Keterbatasan daya dukung lingkungan hidup dan kemampuan manusia

4.      Ketimpangan hidup itu sendiri

Langkah-langkah menangani masalah tersebut dapat berupa pikiran yang konsepsional dan tindakan praktis yang professional sehingga kelestarian dan keselarasan lingkungan dalam hubungannya dengan lingkungan hidup manusia dapat terjaga.

Pendidikan Ekologi yaitu pendidikan yang mengkaji dan memfokuskan dirinya pada masalah lingkungan hidup. Dengan pendidikan ekologi diharapkan tumbuh kesadaran, pengetahuan, pemahaman, sikap, perilaku yang lebih mencintai, mewarisi, memelihara dan memanfaatkan lingkungan hidup manusia secara professional dan wajar. Tujuan Pendidikan Ekologi yaitu untuk mengembangkan disiplin ilmu itu sendiri, dan aktualisasi yaitu lingkungan untuk kepentingan bersama dalam hubungannya dengan lingkungan alam sekitar.

Kegiatan Belajar 3 :

Masalah – masalah Hukum Ketertiban dan Kesadaran Hukum

Masalah Hukum yaitu masalah yang timbul akibat terganggunya kepentingan atau hak salah satu individu atau kelompok lain sehingga diperlukan jalur keluar (solusi) yang bersifat mengikat kedua belah pihak.

Ketertiban yaitu suatu keadaan yang menunjukan adanya patokan, aturan atau pedoman maupun petunjuk yang berlaku dan ditaati oleh setiap individu didalam pergaulan antara pribadi atau golongan (masyarakat).

Kesadaran Hukum yaitu suatu sikap individu untuk menerima dengan rela dan bertanggung jawab terhadap konsekuensi dari peristiwa hokum yang terjadi. Peristiwa hokum disini yaitu peristiwa yang dapat menimbulkan akibat hukum.

Hubungan masalah hokum, ketertiban, dan kesadaran hokum dengan pendidikan IPS yaitu sangat berhubungan karena diantaranya memberikan kontribusi yang besar terhadap pembentukan warga Negara yang baik karena pada hakikatnya IPS bertujuan membentuk warga Negara yang baik, melalui pemahaman terhadap pengetahuan dan kemampuannya didalam berinteraksi secara positif dan akti dengan lingkungannya. Didalam interaksi dengan lingkungan itulah aspek-aspek tentang hokum, ketertiban dan kesadaran hokum penting dimiliki oleh siswa sebagai anggota masyarakat.

Kegiatan Belajar 4 :

Masalah-masalah Kesadaran Hukum dan Pendidikan Kesadaran Hukum Warga Negara

Manusia meripakan makhluk social artinya makhluk yang senantiasa berhubungan dengan yang lainnya. Kedudukan manusia sebagai makhluk social berimplikasi bahwa manusia tidak dapat hidup menyendiri. Dalam interaksi dengan sesama, manusia akan terbentuk menjadi sebuah kelompok yaitu masyarakat.

Dalam berinteraksi dengan lingkungan fisik maupun social, manusia senantiasa ada aturan tersebut. Hukum ini perlu diterapkan agar tercapai kehidupan yang tertib, aman, adil, serasi, seimbang dll.

Penanaman kesadaran hukum Negara dapat dilakukan melalui proses pendidikan. Dalam proses pendidikan dilakukan dengan mengintegrasi atara pengetahuan nilai dan skill pada diri siswa.

Apabila dikaitakan dengan pendidikan IPS, penanaman kesadaran hokum dapat dilakukan dengan pendekatan multidisipliner. Kurikulum yang diterapkan yaitu dengan pendekatan integrase dan korilasiterhadap permasalahan-permasalahan sehari-hari yang dianggap oleh siswa. Dengan demikian guru IPS harus memiliki pengetahuan yang luas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407