Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 2. 1 EKOSISTEM | PGSD BI UT PDGK4107

 



LEMBAR KERJA

PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD

EKOSISTEM


A.    KEGIATAN PRAKTIKUM 1 : EKOSISTEM

Judul Percobaan 1 : Ekosistem Darat

a.      Tujuan

Membandingkan komponen – komponen yang terdapat pada ekosistem darat, alami dan buatan.

b.      Alat dan Bahan

1.      Seperangkat alat tulis

2.      Loup/ kaca pembesar

3.      Barometer

4.      Lingkungan sekitar

 

c.       Landasan Teori

Ekosistem merupakan suatu satuan tujuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksi dari organisme dengan lingkungannya meliputi aliran energi, rantai/jaring makanan, siklus biogeokimiawi, perkembangan dan pengendalian. Secara struktural dalam suatu ekosistem terdapat komponen biotik yang terdiri dari produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), dan dekomposer (pengurai), serta komponen abiotik yang terdiri dari bahan anorganik, bahan organik, dan kondisi iklim. Dengan demikian setiap ekosistem mempunyai keenam jenis komponen pembentuknya yang saling berinteraksi.  Ditinjau dari cara terbentuknya, terdapat dua jenis ekosistem yaitu ekosistem alami misalnya hutan, padang rumput, laut, danau, padang pasir, pantai, dan ekosistem buatan misalnya kolam ikan, sawah, ladang/kebun, akuarium. Aliran energi yang terdapat dalam suatu ekosistem dari tumbuhan sebagai produsen menuju ke berbagai organisme sebagai konsumen terjadi melalui proses berurutan memakan dan dimakan yang dikenal dengan istilah rantai makanan.

 

 

 

d.      Prosedur Percobaan

1.      Mentukan ekosistem darat alami di sekitar tempat tinggal

2.      Mengamati komponen – komponen abiotiknya meliputi suhu udara, pencahayaan, angin, jenis/warna tanah.

3.      Untuk mengetahui suhu udara gunakan barometer, sementara untuk mengetahui keadaan pencahayaan, angin, atau tanah kita dapat memperkirakannya saja.

4.      Catat semua data pada tabel dalam lembar kerja.

5.      Setelah mengamati komponen abiotik perhatikan komponen biotiknya.

6.      Mencatat jenis tumbuhan sebagai produsen yang ada dengan nama latinnya.

7.      Mencatat jenis hewan sebagai konsumen yang ada di ekosistem, baik yang tetap maupun yang hanya singgah (hewan terbang).

8.      Mengamati lebih teliti hewan – hewan kecil yang mungkin terdapat di dalam tanah/ dekat permukaan, atau pada sela – sela daun / batang dengan menggunakan kaca pembesar jika perlu.

9.      Semua dicatat pada tabel dan lembar kerja

10.  Membuat kesimpulan umum tentang perbedaan pada kedua tipe ekosistem tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

e.       Hasil pengamatan

Tabel 2.1

Komponen abiotik ekosistem darat alami

No.

Komponen abiotic

Kondisi/keadaan

1.

Suhu

32˚C

2.

Tanah

Subur

3.

Cahaya

Cukup

4.

Air

Cukup

5.

Angin

Semilir

 

Tabel 2.2

Komponen biotik ekosistem darat alami

No.

Jenis tumbuhan

Jenis hewan

Pengurai

1

Bunga Kertas

Semut, ulat

Cacing tanah,bakteri

2.

Pohon bamboo

Burung, ular, kelabang, panda

Cacing tanah, bakteri

3.

Talas

Semut

Cacing tanah, bakteri

4.

Pohon Jati

Ulat, semut, burung

Caing tanah, bakteri

5.

Rumput

Burung, semut, kelabang, cacing

Cacing tanah, bakteri

 

 

 

 

 

 

Tabel 2.3

Komponen abiotik ekosistem darat buatan

No.

Komponen abiotic

Kondisi/keadaan

1.

Suhu

32˚C

2.

Tanah

Subur

3.

Cahaya

Cukup

4.

Air

Cukup

5.

Angin

Semilir

 

Tabel 2.4

Komponen biotik ekosistem darat buatan

No.

Jenis tumbuhan

Jenis hewan

Pengurai

1

Bunga euforbia (Euphorbia)

Kupu-kupu

Cacing tanah

2.

Pohon mangga (Mangifera indica)

Tawon, burung

Cacing tanah, bakteri

3.

Pohon pisang (Musa)

Ulat

Cacing tanah, bakteri

4.

Bunga mawar (Rosa)

Ulat, kupu-kupu

Caing tanah

5.

Bunga bugenvil (Bougainvillea buttiana)

Kupu-kupu

Cacing tanah

 

f.       Pertanyaan

Menurut pendapat Anda ekosistem manakah yang mempunyai jenis komponen biotik lebih banyak? Mengapa demikian ? jelaskan secara singkat!

Komponen biotik pada ekosistem darat alami lebih banyak dibandingkan dengan ekosistem darat buatan. Karena ekosistem darat alami jumlah populasi dan jenis makhluk hidupnya tidak dikendalikan oleh manusia

 

 

 

 

g.      Pembahasan

Hubungan timbal balik antara komponen biotik dan komponen abiotik yang terjadi pada alam seperti pada hutan atau lahan yang tidak diurus merupakan ekosistem darat alami. Hal ini sama sekali tidak ada campur tangan manusia. Sedangkan komponen biotiknya tidak dikendalikan oleh manusia. Hubungan timbal balik antar komponen biotik dan abiotik yang terjadi di halaman rumah atau sawah merupakan ekosistem buatan, dimana di situ terdapat unsur campur tangan manusia di antaranya adalah dalam menentukan jenis komponen biotik dan jumlah komponen biotiknya.

 

h.      Kesimpulan

Ekosistem darat alami dan buatan memiliki komponen abiotik yang sama, hanya berbeda pada komponen biotiknya. Ekosistem darat alami tidak dikendalikan jumlah populasinya atau biasa dikatakan penyusun ekosistem darat alami lebih lengkap dibandingkan ekosistem darat buatan.

 

i.        Daftar Pustaka

Andrew, W.A. et. Al. (1983). Discovering Biological Science. Ontario: Prentice-Hall Canada Inc.

Murray, J. (1983). Experimental Work in Biology. USA: D.G. Mackean.

Nurdin, I. dkk. (1991). Penuntun Praktikum IPA 2. Jakarta: Universitas Terbuka.

Ratnaningsih, A. (1986). Petunjuk Praktikum Biologi. Jakarta: Karunika Universitas Terbuka.

 

j.        Kesulitan yang dialami: Saran dan masukan

-

 

 

 

 

 

 

 

 

k.      Foto/video praktikum

Komponen abiotic

 

    

Suhu                     

 

 

 

 

 

 

Suhu                      Tanah                          Air                          Cahaya                   Angin

                                               

Komponen biotik ekosistem darat alami

                        

            Bunga kertas        Pohon bambu         Talas                     Pohon jati               Rumput

 

     Komponen biotik ekosistem darat buatan

              

Euforbia                      Pohon manga                  Pohon pisang        Mawar          Bugenvil

 

Judul Percobaan 2: Ekosistem Perairan

a.       Tujuan

Mengamati komponen – komponen yang terdapat pada ekosistem perairan.

b.      Alat dan Bahan

1.      Alat tulis

2.      Loup/ kaca pembesar

3.      Barometer

4.      Thermometer

5.      Lingkungan sekitar

 

c.       Landasan Teori

Ekosistem merupakan suatu satuan tujuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksi dari organisme dengan lingkungannya meliputi aliran energi, rantai/jaring makanan, siklus biogeokimiawi, perkembangan dan pengendalian. Secara struktural dalam suatu ekosistem terdapat komponen biotik yang terdiri dari produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), dan decomposer (pengurai), serta komponen abiotik yang terdiri dari bahan anorganik, bahan organic, dan kondisi iklim. Dengan demikian setiap ekosistem mempunyai keenam jenis komponen pembentuknya yang saling berinteraksi.Ditinjau dari cara terbentuknya, terdapat dua jenis ekosistem yaitu ekosistem alami misalnya hutan, padang rumput, laut, danau, padang pasir, pantai, dan ekosistem buatan misalnya kolam ikan, sawah, ladang/kebun, akiarium.Aliran energi yang terdapat dalam suatu ekosistem dari tumbuhan sebagai produsen menuju ke berbagai organisme sebagai konsumen terjadi melalui proses berurutan memakan dan dimakan yang dikenal dengan istilah rantai makanan.

 

d.      Prosedur Percobaan

1.      Menentukan satu ekosistem perairan alam atau buatan yang ada disekitar tempat tinggal.

2.      Mengamati komponen abiotiknya dan mencatat pada tabel dan lembar kerja

3.      Mengamati komponen biotiknya dan mencatat pada tabel dan lembar kerja.

4.      Membuat kesimpulan secara singkat.

 

e.       Hasil Pengamatan

Tabel 2.5

Komponen abiotik ekosistem perairan

No.

Komponen abiotik

Kondisi/keadaan

1.

Suhu

32˚C

2.

Tanah

Subur

3.

Cahaya

Cukup

4.

Air

Cukup

5.

Angin

Semilir

 

Tabel 2.6

Komponen biotik ekosistem perairan

No.

Jenis tumbuhan

Jenis hewan

Pengurai

1

Kangkung

Microba air tawar

Bakteri

2.

Genjer

Ikan

Bakteri

3.

Enceng gondok

Katak

Bakteri

4.

Lumut

Ikan

Bakteri

5.

Teratai

Udang

Bakteri

 

 

f.       Pertanyaan

Jelaskan menurut Anda perbedaan yang tampak jelas antara ekosistem darat pada percobaan 1 dengn ekosistem perairan ini.

-          Perbedaan yang tampak antara ekosistem darat dan ekosistem perairan adalah ekosistem darat lebih banyak jumlahnya dibandingkan ekosistem perairan

-          Komponen abiotik utama ekosistem darat adalah tanah, sedangkan komponen abiotik yang utama pada ekosistem perairan adalah air 

 

 

 

g.      Pembahasan

Hasil pengamatan pada ekosistem perairan antara komponen abiotik perairan dan komponen biotik perairan lebih banyak komponen biotik perairan

 

h.      Kesimpulan

Dari pengamatan diatas dapat disimpulkan bahwa ekosistem perairan merupakan suatu ekosistem yang komponen abiotiknya yaitu air yang merupakan suatu komponen yang jumlahnya paling banyak dibandingkan dari komponen-komponen lainnya karena perairan buatan sangat terbatas komponen biotiknya.

 

 

i.        Daftar Pustaka

Andrew, W.A. et. Al. (1983). Discovering Biological Science. Ontario: Prentice-Hall Canada Inc.

Murray, J. (1983). Experimental Work in Biology. USA: D.G. Mackean.

Nurdin, I. dkk. (1991). Penuntun Praktikum IPA 2. Jakarta: Universitas Terbuka.

Ratnaningsih, A. (1986). Petunjuk Praktikum Biologi. Jakarta: Karunika Universitas Terbuka.

 

j.        Kesulitan yang dialami

Mendapatkan hasil dokumentasi tumbuhan yang diinginkan karena disekitar tempat tinggal susah menemukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

k.      Foto/video praktikum

Komponen abiotik

       

    Suhu                        Tanah              Cahaya                                    Air                         Angin

 

 

Komponen biotik ekosistem perairan

       

 Kangkung          Genjer               Enceng gondok           Lumut                   Teratai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Percobaan 3 : Rantai Makanan, Jaring-jaring Makanan, dan Piramida Ekologi

a.      Tujuan

Menentukan rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi dalam ekosistem darat dan ekosistem perairan.

 

b.      Alat dan Bahan

1.      Alat tulis

2.      Lingkungan sekitar

 

c.       Landasan Teori

Ekosistem merupakan suatu satuan tujuan fungsional dasar yang menyangkut proses interaksi dari organisme dengan lingkungannya meliputi aliran energi, rantai/jaring makanan, siklus biogeokimiawi, perkembangan dan pengendalian. Secara struktural dalam suatu ekosistem terdapat komponen biotik yang terdiri dari produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), dan decomposer (pengurai), serta komponen abiotik yang terdiri dari bahan anorganik, bahan organic, dan kondisi iklim. Dengan demikian setiap ekosistem mempunyai keenam jenis komponen pembentuknya yang saling berinteraksi.Ditinjau dari cara terbentuknya, terdapat dua jenis ekosistem yaitu ekosistem alami misalnya hutan, padang rumput, laut, danau, padang pasir, pantai, dan ekosistem buatan misalnya kolam ikan, sawah, ladang/kebun, akiarium.Aliran energi yang terdapat dalam suatu ekosistem dari tumbuhan sebagai produsen menuju ke berbagai organisme sebagai konsumen terjadi melalui proses berurutan memakan dan dimakan yang dikenal dengan istilah rantai makanan.

 

d.      Prosedur Percobaan

1.      Ekosistem Darat

a)      Memperhatikan  data dari percobaan 1 lalu membuat  bagan rantai makanan pertama dari komponen biotiknya, mulai dari tumbuhan sebagai produsen pada urutan pertamanya

b)      Menentukan jenis hewan pertama sebagai konsumen 1(herbivor) pada urutan kedua. Selanjutnya menentukan jenis hewan kedua sebagai konsumen 2 (karnivor) pada urutan ketiga, dan seterusnya

c)      Membuat beberapa bagan rantai makanan sesuai dengan urutannya, sehingga semua jenis tumbuhan maupun hewan yang ada sudah terdapat di dalamnya

d)     Membuat jaring-jaring makanan dari beberapa rantai makanan yang sudah ada

e)      Membuat bagan semua rantai makanan dan jarring makanan

f)       Mengelompokkan komponen biotik ke dalam tingkat trofik

g)      Membuat piramida ekologi berdasarkan kelompok tingkatan trofik komponen biotiknya

 

2.      Ekosistem Perairan

a)      Membuat bagan rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Caranya sama seperti ekosistem darat poin a sampai dengan d

b)      Membuat bagan semua rantai maknaan dan jaring makanan

c)      Mengelompokkkan komponen biotik ke dalam tingkat trofik

d)     Membuat bagan piramida ekologi

e)      Membuat kesimpulan mengenai rantai makanan, jaring-jaring makanan maupun bagan piramida ekologi dari kedua tipe ekosistem ini

 

e.       Hasil Pengamatan

1.      Ekosisitem Darat

Rantai makanan 1:

Padi                 Tikus               Ular                 pengurai

 

Rantai makanan 2 :

Padi                 Belalang                      Katak              Ular                 pengurai

 

Rantai makanan 3 :

Padi                 Ulat                 Burung                        pengurai

 

Gambar 2.1 Bagan jaring – jaring makanan pada ekosistem darat

 

 

No

Tingkat trofik

Pengurai

1

2

3

4

1

Padi

 

 

 

Bakteri

2

Jagung

 

 

 

 

3

Kedelai

 

 

 

 

4

Rumput

 

 

 

 

5

Kacang hijau

 

 

 

 

6

 

Belalang

 

 

 

7

 

Tikus

 

 

 

8

 

Ulat

 

 

 

9

 

 

Katak

 

 

10

 

 

 

Ular

 

Tabel 2.7

Tingkat trofik komponen biotik pada ekosistem darat

Gambar 2.3

Bagan piramida ekologi pada ekosistem darat

2.      Ekosistem perairan

Rantai makanan 1:

Lumut             Ikan                 Ular                 pengurai

 

Rantai makanan 2 :

Enceng            gondok             Katak                           Ular              pengurai

 

Rantai makanan 3 :

Lumut             Udang             Ikan                 Ular              pengurai

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 2.4

Bagan rantai makanan pada ekosistem perairan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 2.5

Bagan jaring-jaring makanan pada ekosistem perairan


 

 

No

Tingkat Trofik

Pengurai

1

2

3

4

1

Lumut

 

 

 

 

2

Enceng gondok

 

 

 

 

3

Kangkung

 

 

 

 

4

Fitoplankton

 

 

 

 

5

 

Cacing tanah

 

 

 

6

 

Udang

 

 

 

7

 

 

Katak

 

 

8

 

 

Ikan

 

 

9

 

 

 

Ular

 

10

 

 

 

 

Bakteri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TTabel 2.8

Tingkat trofik komponen biotik pada ekosistem perairan

 

 

Trofik I

Trofik II

Trofik III

Trofik IV

Ular

Katak, ikan

Udang, cacing tanah

Kangkung, fitoplankton, lumut, enceng gondok

Gambar 2.6

Bagan piramida ekologi pada ekosistem perairan

f.       Pertanyaan

1)      Komponen apakah yang sama-sama terdapat pada ekosistem darat maupun ekosistem perairan? Jelaskan!

Komponen yang sama terdapat pada ekosistem darat maupun ekosistem perairan adalah ular, katak dan bakteri. Sebab dari ketiga komponen tersebut dapat hidup di ekosistem darat maupun perairan

2)      Ditinjau dari data yang diperoleh,pada ekosistem mana lebih banyak jenis komponen biotiknya? Mengapa demikian?

Dari data yang diperoleh ternyata komponen biotik banyak terdapat pada ekosistem darat, karena ekosistem darat mempunyai bermacam-macam ekosistem

 

g.      Pembahasan

Dalam ekosistem terjadi interaksi antara komponen biotik dan abiotik, dimulai dari matahari sebagai sumber energi pertama, tumbuhan hijau menerima sebagian radiasi dan mengubahnya sebagai makanan, maka tumbuhan disebut sebagai produsen. Interaksi suatu individu dengan lingkungannya terjadi untuk mempertahankan hidupnya. Perpindahan energi yang berbentuk makanan dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain melalui serangkaian urutan makan dan dimakan disebut rantai makanan 

 

h.      Kesimpulan

Dari pengamatan dan data yang diperoleh dari percobaan dapat disimpulkan bahwa didalam suatu ekosistem terjadi interaksi antar individu satu dengan yang lain dalam proses makan dan dimakan. Tujuan interaksi ini hanyalah untuk mempertahankan kelangsungan individu tersebut

 

i.        Daftar Pustaka

Andrew, W.A. et. Al. (1983). Discovering Biological Science. Ontario: Prentice-Hall Canada Inc.

Murray, J. (1983). Experimental Work in Biology. USA: D.G. Mackean.

Nurdin, I. dkk. (1991). Penuntun Praktikum IPA 2. Jakarta: Universitas Terbuka.

Ratnaningsih, A. (1986). Petunjuk Praktikum Biologi. Jakarta: Karunika Universitas Terbuka.

 

j.        Kesulitan yang dialami

Hasil dokumentasi hanya berupa rantai makanan karena tidak memungkinkan untuk memfoto objek yang nyata

 

k.      Foto/video Praktikum

Ekosistem darat

 

 

Ekosistem perairan

 

 

 


                                                                          

 

 

Rantai makanan                                                    Jaring-jaring makanan

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407