Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 2. 2 PENCEMARAN LINGKUNGAN | PGSD BI UT PDGK4107
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
LEMBAR
KERJA
PRAKTIKUM
KONSEP DASAR IPA DI SD
A. KEGIATAN
PRAKTIKUM 1 : PENCEMAERAN LINGKUNGAN
a. Judul
Percobaan 1 :
Pengaruh Deterjen terhadap pertumbuhan akar bawang merah (allium cepa)
b. Tujuan
Mengamati pengaruh detergen terhadap
pertumbuhan akar bawang merah.
c. Alat dan bahan
1) Neraca analitik 1 buah
2) Tabung reaksi 14 buah
3) Rak tabung reaksi 1 buah
4) Gelas kimia 1000 mL 7
buah
5) Pengaduk 7 buah
6) Mistar dengan skala mm 1
buah
7) Kertas untuk label
secukupnya
8) Bawang merah 14 siung
9) Detergen serbuk 1 gram
d.
Landasan Teori
Pencemaran
adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan/ atau komponen lain ke
dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan air atau
udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/ udara
menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan
peruntukannya.
Pencemaran lingkungan
dapat dikategorikan menjadi pencemaran air, udara, tanah, logam berat, dan
suara. Salah satu pencemaran air adalah penggunaan deterjen. Sedangkan deterjen
sendiri adalah pembersih sintetis yang terbuat dari bahan- bahan turunan minyak
bumi, yang terdiri dari bahan kimia yang dapat memberikan dampak negatif.
E. Cara Kerja
1) Sediakan larutan deergen
serbuk 100%, pengencer 50%, pengencer 25%, pengencer 12,5%, pengencer 6,25%,
pengencer 3,1% serta control yang berupa air ledeng/air PDAM saja. Lalu simpan
larutan yang telah diberi label sebagai berikut.
Label 1 : 100%
Label 2 : 50%
Label 3 : 25%
Label 4 : 12,5%
Label 5 : 6,25%
Label 6 : 3,10%
Label kontrol : air ledeng/air PDAM saja.
2) Cara menyediakan larutan
a)
Larutkan, satu gram detergen serbuk ke dalam air ledeng/PDAM hingga 1000
mL. kemudian beri label 100%
b)
Ambil 500 mL larutan detergen 100%, lalu tambahkan air ledeng/air PDAM
hingga 1000 mL. Kemudian beri label 100%.
c)
Ambil 500 mL larutan detergen 50%, lalu tambahkan air ledeng/air PDAM
hingga 1000 mL. Kemudian beri label 25%.
d)
Ambil 500 mL larutan detergen 25%, lalu tambahkan air ledeng/air PDAM
hingga 1000 mL. Kemudian beri label 12,50%.
e)
Ambil 500 mL larutan detergen 12,50%, lalu tambahkan air ledeng/air PDAM
hingga 1000 mL. Kemudian beri label 6,25%.
f)
Ambil 500 mL larutan detergen 6,25%, lalu tambahkan air ledeng/air PDAM
hingga 1000 mL. Kemudian beri label 3,10%.
3) Sediakan bawang merah
berukuran sama yang memiliki diameter hampir sama dengan diameter lubang tabung
reaksi sejumlah 14 buah. Kupas kulit epidemis untuk menghindari bahan kimia
tersisa yang terdapat di kulit epidermis tersebut. Kupas juga bagian akar
primordial yang berwarna kecoklatan dari bawang merah tersebut. Hati-hati agar
lingkaran primordial itu tetap tersisa untuk pertumbuhan akar.
4) Isikan larutan detergen
yang sudah disediakan ke dalam tabung reaksi hingga penuh.
Setiap konsentrasi larutan yang
sama diisikan ke dalam dua tabung reaksi.
5) Letakkan bawang merah
dengan posisi calon akar primordial terletak di bawah hingga menyentuh larutan
detergen.
6) Letakkan pula bawang
merah dengan posisi yang sama dengan bawang merah lain di atas tabung control
(yang hanya berisi air ledeng/PDAM).
7) Amati pertumbuhan
akarnya setiap 24 jam, bila larutannya tampak berkurang.
Tambahkan lagi hingga penuh.
8) Setelah 72 jam, angkat
bawang merah tersebut, lalu hitung panjang akarnya. Rata-ratakan panjang akar
yang diperoleh untuk setiap perlakuan. Bila ada panjang akar yang mencolok
perbedaannya diabaikan (tidak usah dirata-ratakan). Tuliskan hasil pengamatan
Anda pada Tabel 2.9 dalam Lembar Kerja.
9)
|
rata-rata Panjang akar
control-rata-rata -anjang altar konsentrasi x IG =
rata-rata Panjang akar control X 100% |
Hitung hambatan pertumbuhannya untuk setiap
konsentrasi larutan dengan menggunakan rumus :
. F. Hasil Pengamatan
Tabel 2.9.
Pengaruh deterjen
terhadap pertumbuhan akar bawang merah
|
No. |
Konsentrasi |
Rata-rata panjang akar |
IG (%) |
|
1 |
Kontrol |
5 |
0 |
|
2 |
3,1 % |
2 |
25 |
|
3 |
6,25 % |
1,5 |
50 |
|
4 |
12,5 % |
1 |
75 |
|
5 |
25 % |
0 |
100 |
|
6 |
50 % |
0 |
100 |
|
7 |
100 % |
0 |
100 |
Rumus :
|
rata-rata Panjang akar
control-rata-rata -anjang altar konsentrasi x IG =
rata-rata Panjang akar control X 100% |
G. Pertanyaan-Pertanyaan
1.
Berapa cm Panjang akar jika konsentrasi 50 % ? Tidak tumbuh sama sekali.
2.Mengapa
pada control dan ig 0% pertumbuhan akan dapat terlihat jelas ? Karena air
sebagai media pertumbuhan tidak mengalami pencemaran yang dpaat menghambat
pertumbuhan akar bawang merah.
H. Pembahasan
Untuk meningkatkan kualitas hidupnya manusia berusaha memanfaatkan kekayaan
alam. Melalui pikiran dan akal manusia menciptakan alat dan bahan yang
digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup manusia. Namun dalam
kenyataannya kualitas hidup yang hendak dicapai, karena ada dampak negative
yang dihasilkan dari usaha manusia itu sendiri. Dampak negative tersebut dapat
disebut dengan pencemaran.
Definisi pencemaran yaitu sebagai masuknya bahan atau energi ke dalam
lingkungan yang menyebabkan timbulnya perubahan yang tidak diharapkan baik yang
bersifat fisik, kimiawi maupun biologi, sehingga menganggu kesehatan,
eksistensi manusia dan aktivitas manusia serta organisme lainnya.
I. Kesimpulan
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpilkan bahwa hasil usaha
manusia dengan contoh deterjen mempunyai dampak negative terhadap
organisme/makhluk hidup lain yaitu ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan
atau jika semakin parah akan berakibat tidak hidupnya makhluk hidup tersebut.
J. Daftar
Pustaka
Andrew,W.A.et Al. (1983).Discovering Biological Science.
Tresna
Sastrawijaya, Pencemaran Lingkungan, Rineka Cipta, Jakarta, 2009.
Daud
Silalahi, Hukum Lingkungan Dalam Sistem Penegakkan Hukum Lingkungan Indonesia,
Edisi Ke-3, 2001, Alumni, Bandung.
Daud
Silalahi, Pengaturan Hukum Sumber Daya Air dan Lingkungan Hidup di Indonesia,
Alumni, Bandung, 2003.
Daud
Silalahi & Kristianto, Hukum Lingkungan Dalam Perkembangan Di Indonesia, Cv
Keni Media, Bandung, 2015.
Djatmoko,
Margono, Wahyono, Pendayagunaan Industrial Waste Management (Kajian Hukum Lingkungan
Indonesia).
K. Kesulitan Yang dialami
Selama
penelitian kesulitan yang kami alami adalah alat yang tidak memadai. Karena
percobaan ini dilakukan di rumah karena kondisi pandemic covid 19 yang tidak
kunjung ada habisnya.
L. FOTO / VIDEO PRAKTIKUM
1.
ALAT DAN BAHAN
( ALAT
PRAKTIKUM)
( BAHAN PRAKTIKUM )
2.
PEMBAGIAN KONSETRASI CAIRAN
( GAMBAR 1)
( GAMBAR 2 )
( GAMBAR 3 )
3.
HASIL PENGAMATAN SETELAH 72 JAM
( AKAR BAWAH MERAH
TERLIHAT TUMBUH MEMANJANG SAMPAI 5 CM PADA KONTROL 0 ( AIR BIASA ) )
6,25%
50%
12,50%
PADA KONSETRASI 100%
AKAR BAWANG MERAH TIDAK TUMBUH SAMA SEKALI
AIR CAMPURAN DETERJEN
100%
LEMBAR KERJA
PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD
PENCEMARAN LINGKUNGAN PENGARUH DETERJEN TERHADAP
PERKECAMBAHAN
v KEGIATAN PRAKTIKUM
PENCERMARAN LINGKUNGAN PENGARUH DETERJEN TERHADAP PERKECAMBAHAN
A. Tujuan
Mengamati pengaruh deterjen
terhadap perkecambahan kacang hijau
B. Alat dan bahan
- Neraca analitik/ sendok teh 1 buah
- Gelas kimia 600 ml 10 buah
- Kertas saring / tissue secukupnya
- Kertas timah secukupnya
- Mistar dengan sekala mm 1
buah
- Kertas untuk label secukupnya
- Gelas kimia 1000 ml 1 buah
- Air ledeng secukupnya
- Deterjen serbuk 1gram.
Cara kerja
- Sediakan larutan deterjen 100%, 50%, 25%, 12,50%, 6,25%, 3,10%, serta
control air ledeng. Lalu simpan cairan dengan gelas kimia beri label.
- Masukkan kacang hijau ke dalam air pada gelas kimia. Buanglah kacang
yang mengapung.
- Ambil 10 butir lalu rendam dalam larutan I, 10 butir dalam larutan
II,10 butir dalam larutan III, 10 butir dalam larutan IV, 10 butir dalam
larutan V, 10 butir dalam larutan VI dan 10 butir dalam larutan control
- Aturlah kacang hijau dalam gelas kimia dengan label yang sesuai.
- Isilah gelas kimia yang telah diisi kacang hijau dengan larutan
berlabel sama.
- Tutup kelima gelas dengan kertas timah sehingga tidak ada cahaya
masuk.
- Lakukan pengamatan setelah 24 jam dan 48 jam. Ukur panjang akar dengan
mistar. Kacang hijau yang tidak tumbuh akar dianggap memiliki panjang akar
= 0 mm.
- Buatlah grafik rata-rata pertumbuhan kecambah per konsentrasi setelah
24 jam dan 48 jam.
v HASIL
PENGAMATAN
Pertumbuhan kecambah selama 24 jam
Pertumbuhan
kecambah selama 48 jam
Hasil Pengamatan
Tabel
2.10.
Pengaruh
deterjen terhadap tumbuhan
Pembahasan
- Pencemaran lingkungan menimbulkan banyak kerugian bagi manusia serta
lingkungan. Ada 4 tahap pencemaran
- Pencemaran tidak menimbulkan kerugian, dilihat dari kadar dan waktu.
- Pencemaran yang mulai menimbulkan gangguan pada komponen ekosistem
- Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi yang fatal.
- Pencemaran yang menimbulkan kematian, dari kadar yang tinggi.
F. Kesimpulan
Dari percobaan dapat disimpulkan bahwa kecambah pada
kadar konsentrasi tertentu (rendah) masih bisa mengalami pertumbuhan walaupun
ada hambatan, tetapi pada konsentrasi tinggi kecambah tumbuh namun tidak
mengalami pertumbuhan dan pada akhirnya akan mati.
G. Jawaban Pertanyaan
- Fungsi larutan 0 (control) :
Sebagai pembanding dengan konsentrasi larutan deterjen
dan sebagai bukti bahwa larutan 0 (kontrol) adalah larutan yang paling
baik dalam pertumbuhan karena tidak mengandung deterjen.
- Jika pada larutan 0
(control) ada kacang hijau yang mati, mungkin kacang hijau tersebut bukan
bibit unggul (mandul).
F . Refrensi
Andrew . W.A . et Al . ( 1983 ) . Discovering Biological Science . Ontario:
Prentice- Hall Canada Inc .
Murray , J . ( 1983 ) . Experimental work in Biologi . USA : D.G.Mackean .
Nurdin , I dkk ( 1991 ) Penuntun IPA 2 . Jakarta : Universitas Terbuka
Ratnaningsih , A . ( 1986 ) . Petunjuk praktikum Biologi . Jakara :
Karunika Universitas Terbuka
Salim,E. ( 1989 ) . Lingkungan Hidup dan Pembangunan . Jakarta : Muatan
Sumber Wijaya
Salim,E ( 1986 ) . Pembangunan Berwawasan Lingkungan . Jakarta : LP3ES
Soemarwoto , O . ( 1989 ) . Ekologi Lingkungan hidup dan Pembangunan .
Jakarta: Djambatan .
Subagja , Y . Dkk . ( 2001 ) . Ekologi .Jakarta : Universitas Terbuka .
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar