Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 3. 3 PENCERNAAN MAKANAN | PGSD BI UT PDGK4107

 


LEMBAR KERJA

PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD

PENCERNAAN MAKANAN

 

KEGIATAN PRAKTIKUM 3 : PENCERNAAN MAKANAN

Judul Percobaan  : Struktur Sitem Pencernaan

A.    Tujuan

Dapat mengurutkan bagian dari sistem pencernaan.

B.     Alat dan Bahan

1.      Gambar sistem pencernaan

2.      Alat tulis

C.    Landasan Teori

Makanan atau zat yang ada di luar tubuh kita tersusun dari molekul – molekul yang sangat kompleks. Agar makanan dapat dipergunakan oleh tubuh, maka diperlukan adanya proses yang dapat menyederhanakan molekul – molekul tersebut untuk diserap dan dipergunakan oleh tubuh.

Proses pencernaan makanan terbagi menjadi dua, yaitu pencernaan kimiawi dan pencernaan mekanik. Percernaan kimiawi melibatkan peran enzim dalam proses mengolah makanan. Sedangkan pencernaan mekanik merupakan proses menghancurkan makanan menggunakan otot – oto dan alat bantu.

Alat pencernaan terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus halus,usus besar, rectum, anus dan organ – organ lain yang berperan dalam pencernaan seperti hati, empedu dan kelenjar pancreas.

 

D.    Prosedur Percobaan

1.      Perhatikan gambar sistem pencernaan yang terdapat pada lembar kerja di akhir modul.

2.      Urutkan sistem pencernaan tersebut mulai dari mulut.

3.      Tuliskan bagian – bagian sistem pencernaan pada lembar kerja.

4.      Simpulan apa yang dapat diambil dari percobaan ini?

 

E.     Hasil pengamatan

Bagian-Bagian utama pada sistem pencernaan :

a.    Mulut

b.    Kerongkongan

c.    Lambung

d.    Usus besar

e.    Usus halus

f.     Anus

 

F.     Pertanyaan

1.      Sebutkan bagian dari sitem pencernaan yang menghasilkan enzim!

2.      Enzim apa saja yang dihasilkan oleh organ – organ tersebut?

3.      Enzim – enzim tersebut dapat mengubah zat makanan apa saja dan menjadi apa? Uraikan dengan jelas !

Jawaban Pertanyaan

1.      Mulut, Usus dan Lambung

2.      a. Mulut: lipase lingual, amylase saliva, lisozim,

b. Lambung : pepsin, Asam Klorida (HCL), mucin, gastrin,  
c. Usus halus : secretin, cholecystokinin (CCK), gastrin inhibitory peptide (GIP), motilin, somastin
     

3.      a. Mulut:

Enzim Lipase membantu mencerna lipid atau lemak saat makanan mulai di proses di mulut dan juga membantu mempermudah penyerapan lemak di lambung dan usus halus.

Enzim amilase saliva diproduksi di kelenjar liur, pankreas, dan usus halus. Enzim ini bertugas memecah zat pati atau karbohidrat menjadi gula (glukosa). Saat makanan yang mengandung karbohidrat dikunyah, kelenjar liur di dalam mulut akan menghasilkan amilase.

Enzim Lipase bertugas membagi lemak menjadi asam lemak dan gliserol yang berada pada pankreas dan lambung. Enzim Amilase memecah karbohidrat atau zat pati menjadi glukosa atau gula

b. Lambung

- Enzim pepsin berfungsi mengubah protein menjadi asam amino. Kekurangan enzim pepsin tentu akan mengganggu proses tersebut dan akhirnya menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang mengandung protein.

- Asam klorida (HCI) 

Fungsi utama dari asam klorida adalah memecah protein dalam makanan dan melawan virus atau bakteri yang masuk bersamaan dengan makanan. Tidak hanya itu, asam klorida juga berfungsi untuk mengubah pepsinogen menjadi pepsin.

Mucin

Enzim mucin dihasilkan dari sel mukosa atau selaput di permukaan dalam lambung. Enzim ini berperan untuk melindungi dinding lambung dari paparan asam lambung.

Gastrin 

Gastrin merupakan hormon penting yang diproduksi oleh sel G dalam lambung. Sel G melepaskan gastrin sebagai respons terhadap peregangan lambung yang terjadi setelah makanan masuk. Hal ini bertujuan untuk merangsang produksi asam lambung dan membantu pergerakan lambung saat mencerna makanan.

G.    Pembahasan

Mulut merupakan bagian pertama dari sistem pencernaan. Makanan masuk ke dalam tubuh pertama kali melalui mulut. Di dalam mulut makanan dicerna secara mekanik karena makanan dikunyah dan dihancurkan oleh gigi. Di dalam mulut terdapat alat-alat yang membantu dalam proses pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur). Di dalam rongga mulut, makanan mengalami pencernaan secara mekanik dan kimiawi.

 

Beberapa organ di dalam mulut, yaitu :  

a.  Gigi

Gigi berfungsi untuk mengunyah makanan sehingga makanan menjadi halus. Keadaan ini memungkinkan enzim-enzim pencernaan mencerna makanan lebih cepat dan efisien. Gigi dapat dibedakan atas tiga macam yaitu gigi seri, gigi taring, gigi geraham.

 Secara umum, gigi manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu mahkota gigi (korona), leher gigi (kolum), dan akar gigi (radiks). Mahkota gigi atau puncak gigi merupakan bagian gigi yang tampak dari luar. Setiap jenis gigi memiliki bentuk mahkota gigi yang berbeda-beda. Gigi seri berbentuk seperti pahat, gigi taring berbentuk seperti pahat runcing, dan gigi geraham berbentuk agak silindris dengan permukaan lebar dan datar berlekuk-lekuk.

Bentuk mahkota gigi pada gigi seri berkaitan dengan fungsinya untuk memotong dan menggigit makanan. Gigi taring yang berbentuk seperti pahat runcing untuk merobek makanan. Sedangkan gigi geraham dengan permukaan yang lebar dan datar berlekuk-lekuk berfungsi untuk mengunyah makanan. Leher gigi merupakan bagian gigi yang terlindung dalam gusi, sedangkan akar gigi merupakan bagian gigi yang tertanam di dalam rahang. Bila kita amati gambar penampang gigi, maka akan tampak bagian-bagian seperti pada gambar berikut ini.

Email gigi merupakan lapisan keras berwarna putih yang menutupi mahkota gigi. Tulang gigi, tersusun atas zat dentin. Sumsum gigi (pulpa), merupakan rongga gigi yang di dalamnya terdapat serabut saraf dan pembuluh-pembuluh darah. Itulah sebabnya bila gigi kita berlubang akan terasa sakit, karena pada sumsum gigi terdapat saraf.

Jumlah gigi pada anak-anak berbeda dengan jumlah gigi pada usia dewasa. Adapun rumus gigi yang menunjukkan perbedaan tersebut sebagai berikut:

Rumus gigi pada usia anak-anak (gigi sulung 20 buah).

 

                        Rumus gigi pada usia anak-anak (gigi sulung 20 buah)

 

P

C

I

I

C

P

Rahang Atas

2

1

2

2

1

2

Rahang Bawah

2

1

2

2

1

2

 

         Rumus gigi pda usia dewasa (gigi tetap 32 buah)

 

M

P

C

I

I

C

P

M

Rahang Atas

3

2

1

2

2

1

2

3

Rahang Bawah

3

2

1

2

2

1

2

3

 

Keterangan ;

M = M

P = Premolar

C = Caninus

I = Incicivus

a.       Kerongkongan (Esfalagus)

Kerongkongan merupakan saluran sempit berbentuk pipa dengan panjang kurang lebih 25 cm yang menghubungkan antara mulut dengan lambung. Kerongkongan berfungsi sebagai jalan bagi makanan yang telah dikunyah dari mulut menuju lambung. Jadi, pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan. Melalui kerongkongan makanan didorong masuk ke dalam lambung dengan gerak peristaltik. di pangkal tenggorokan terdapat katup yang disebut epiglotis.

b.      Lambung

Lambung adalah organ untuk menyimpan makanan saat sedang dicampur dengan enzim pencernaan. Enzim ini melanjutkan proses memecah makanan menjadi bentuk yang dapat digunakan. Sel-sel di dalam lapisan lambung akan mengeluarkan asam kuat dan enzim kuat yang bertanggung jawab untuk proses pemecahan makanan. Ketika makanan sudah diproses, sisanya kemudian dilepaskan ke usus kecil.

c.       Usus halus

Usus halus adalah tabung berotot sepanjang 22 kaki atau sekitar 8,25 meter yang memecah makanan menggunakan enzim yang dilepaskan oleh pankreas dan empedu dari hati. Pada usus halus, terdiri atas usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerapan. Ketiga bagian usus tersebut akan bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pencernaan makanan agar menjadi bagian-bagian kecil yang diserap ke dalam pembuluh darah usus.

d.        Usus Besar

Usus besar adalah tempat sisa makanan kemudian berada dan nantinya akan dibusukkan menggunakan bakteri Escherichia coli sehingga bisa menjadi kotoran (feses) yang kemudian akan dibuang melalui anus.

 

H.    Rektum dan Anus

Rektum adalah bagian paling ujung dari usus besar. Rektum inilah yang disebut sebagai jalur yang akan dilalui kotoran menuju ke tempat pembuangan terakhirnya yaitu anus. Pada saat kotoran memasuki rektum maka itu berarti tempat penyimpanan kotoran yang berada di atasnya sudah penuh dan pada saat itulah seseorang akan merasakan sakit perut serta keinginan untuk buang air besar. Sedangkan anus seperti yang kita semua ketahui merupakan lubang dimana kotoran akan dikeluarkan dari dalam tubuh untuk dibuang.

Kesimpulan

Manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Makanan yang telah dimakan akan diuraikan dalam sistem pencernaan menjadi sumber energi, komponen penyusun sel dan jaringan, dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu sistem kompleks dalam tubuh adalah sistem pencernaan.

Sistem pencernaan manusia adalah sebuah sistem penting yang membantu manusia dalam mencerna makanan dan minuman yang dikonsumsinya menjadi zat yang lebih mudah dicerna oleh tubuh dan diambil berbagai kandungan penting di dalamnya yang bermanfaat untuk organ dalam dan bagian tubuh secara keseluruhan. 

Sistem Pencernaan Manusia dimulai dari Proses memasukan makanan ke dalam mulut (Injesti), Proses mengubah makanan menjadi kecil dan lembut (dikunyah) oleh gigi (Pencernaan mekanik), Proses mengubah molekul makanan kompleks menjadi sederehana oleh enzim, asam, ‘bile’ dan air (Pencernaan Kimiawi). Penyerapan Nutrisi dan Pembuangan Kotoran (Proses Penyingkiran).

 

 

I.       Daftar Pustaka

Burton, I. J. (2001). Biology. United Kingdom: Cambridge University Press.

Carola, R,. et al.(1992). Human Anatomy & Physiology, 2nd Ed. New York: Harper & Row Publishing

Guyer, MY, & Charles E.L. (1964). Animal Biology, 5th Ed. New York: Herper & Row Publihsing.

Idel, A. & A. Halim, Pintar Biologi Untuk SMP Kelas 1, 2, 3, Surabaya: Gitamedia Press.

Ichsan, M. dkk. (2001). Ilmu Kesehatan Dan Gizi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Martin, J. (2002). Biology, London: Cambridge University Press.

Muchtadi, D. (2003). Pangan dan Gizi. Jakarta: Pusat Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.

Rifai, M. A. (2002). Kamus Biologi, Jakarta: Balai Pustaka, Jakarta.

Riyadi, H. (1999). Gizi dan Kesehatan Keluarga. Jakarta: Universitas Terbuka, Jakarta.

Wahyuningsih, T. (2002). Praktikum Biologi III. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka, Jakarta.

Ward, B.R. (1982). Makanan & Pencernaan. Semarang: Penerbit PT Mandira..

 

J.      Kesulitan yang dialami:

    Selama penelitian kesulitan yang kami alami adalah alat yang tidak memadahi.

 

K.    Saran dan masukan

Sebelum membuat laporan praktikum disarankan untuk terlebih dahulu mencari bahan percobaan yang mudah di dapat.

 

 

 

 

 

 

 

L.     Foto/video praktikum

Mulut

.          

a.    Kerongkongan

 

 

 

 

 

 

b.    Lambung

c.    Usus besar

 

 

 

 

d.    Usus halus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

e.    Anus



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407