Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 3. 3 PENCERNAAN MAKANAN | PGSD BI UT PDGK4107
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
LEMBAR KERJA
PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD
KEGIATAN
PRAKTIKUM 3
: PENCERNAAN MAKANAN
Judul
Percobaan : Struktur Sitem Pencernaan
A.
Tujuan
Dapat mengurutkan bagian dari sistem pencernaan.
B.
Alat dan Bahan
1.
Gambar sistem pencernaan
2.
Alat tulis
C.
Landasan Teori
Makanan atau zat yang ada di luar tubuh kita tersusun
dari molekul – molekul yang sangat kompleks. Agar makanan dapat dipergunakan
oleh tubuh, maka diperlukan adanya proses yang dapat menyederhanakan molekul –
molekul tersebut untuk diserap dan dipergunakan oleh tubuh.
Proses pencernaan makanan terbagi menjadi dua, yaitu
pencernaan kimiawi dan pencernaan mekanik. Percernaan kimiawi melibatkan peran
enzim dalam proses mengolah makanan. Sedangkan pencernaan mekanik merupakan
proses menghancurkan makanan menggunakan otot – oto dan alat bantu.
Alat pencernaan terdiri dari mulut, esofagus, lambung,
usus halus,usus besar, rectum, anus dan organ – organ lain yang berperan dalam
pencernaan seperti hati, empedu dan kelenjar pancreas.
D.
Prosedur Percobaan
1.
Perhatikan
gambar sistem pencernaan yang
terdapat pada lembar kerja di
akhir modul.
2.
Urutkan sistem pencernaan tersebut mulai dari mulut.
3.
Tuliskan
bagian – bagian sistem
pencernaan pada lembar kerja.
4. Simpulan apa yang dapat diambil dari percobaan ini?
E. Hasil
pengamatan
Bagian-Bagian utama pada sistem pencernaan :
a.
Mulut
b.
Kerongkongan
c.
Lambung
d.
Usus besar
e.
Usus halus
f.
Anus
F.
Pertanyaan
1.
Sebutkan bagian dari sitem pencernaan yang menghasilkan
enzim!
2.
Enzim apa saja yang dihasilkan oleh organ – organ
tersebut?
3.
Enzim – enzim tersebut dapat mengubah zat makanan
apa saja dan menjadi apa? Uraikan dengan jelas !
Jawaban Pertanyaan
1. Mulut, Usus dan Lambung
2.
a. Mulut:
lipase lingual, amylase saliva, lisozim,
b. Lambung : pepsin, Asam Klorida (HCL), mucin, gastrin,
c. Usus halus : secretin, cholecystokinin (CCK),
gastrin inhibitory peptide (GIP), motilin, somastin
3. a.
Mulut:
Enzim Lipase membantu mencerna lipid
atau lemak saat makanan mulai di proses di mulut dan juga membantu mempermudah
penyerapan lemak di lambung dan usus halus.
Enzim amilase saliva diproduksi di
kelenjar liur, pankreas, dan usus halus. Enzim ini bertugas memecah
zat pati atau karbohidrat menjadi gula (glukosa). Saat makanan yang mengandung
karbohidrat dikunyah, kelenjar liur di dalam mulut akan
menghasilkan amilase.
Enzim Lipase bertugas membagi
lemak menjadi asam lemak dan gliserol yang berada pada
pankreas dan lambung. Enzim Amilase memecah karbohidrat
atau zat pati menjadi glukosa atau gula
b. Lambung
- Enzim
pepsin berfungsi mengubah protein menjadi asam amino.
Kekurangan enzim pepsin tentu akan mengganggu proses tersebut dan
akhirnya menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang mengandung
protein.
- Asam klorida (HCI)
Fungsi utama dari asam klorida adalah
memecah protein dalam makanan dan melawan virus atau bakteri yang masuk
bersamaan dengan makanan. Tidak hanya itu, asam klorida juga berfungsi untuk
mengubah pepsinogen menjadi pepsin.
Mucin
Enzim mucin dihasilkan dari sel mukosa
atau selaput di permukaan dalam lambung. Enzim ini berperan untuk melindungi
dinding lambung dari paparan asam lambung.
Gastrin
Gastrin merupakan hormon penting yang diproduksi
oleh sel G dalam lambung. Sel G melepaskan gastrin sebagai respons terhadap
peregangan lambung yang terjadi setelah makanan masuk. Hal ini bertujuan untuk
merangsang produksi asam lambung dan membantu pergerakan lambung saat mencerna
makanan.
G.
Pembahasan
Mulut merupakan bagian
pertama dari sistem pencernaan. Makanan masuk ke dalam tubuh pertama kali
melalui mulut. Di dalam mulut makanan dicerna secara mekanik karena makanan
dikunyah dan dihancurkan oleh gigi. Di dalam mulut terdapat
alat-alat yang membantu dalam proses pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan
kelenjar ludah (air liur). Di dalam rongga mulut, makanan mengalami pencernaan
secara mekanik dan kimiawi.
Beberapa organ di dalam
mulut, yaitu :
a. Gigi
Gigi
berfungsi untuk mengunyah makanan sehingga makanan menjadi halus. Keadaan ini
memungkinkan enzim-enzim pencernaan mencerna makanan lebih cepat dan efisien.
Gigi dapat dibedakan atas tiga macam yaitu gigi seri, gigi taring, gigi
geraham.
Secara
umum, gigi manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu mahkota gigi (korona), leher
gigi (kolum), dan akar gigi (radiks). Mahkota gigi atau puncak gigi merupakan
bagian gigi yang tampak dari luar. Setiap jenis gigi memiliki bentuk mahkota
gigi yang berbeda-beda. Gigi seri berbentuk seperti pahat, gigi taring
berbentuk seperti pahat runcing, dan gigi geraham berbentuk agak silindris
dengan permukaan lebar dan datar berlekuk-lekuk.
Bentuk
mahkota gigi pada gigi seri berkaitan dengan fungsinya untuk memotong dan
menggigit makanan. Gigi taring yang berbentuk seperti pahat runcing untuk merobek
makanan. Sedangkan gigi geraham dengan permukaan yang lebar dan datar
berlekuk-lekuk berfungsi untuk mengunyah makanan. Leher gigi merupakan bagian
gigi yang terlindung dalam gusi, sedangkan akar gigi merupakan bagian gigi yang
tertanam di dalam rahang. Bila kita amati gambar penampang gigi, maka akan
tampak bagian-bagian seperti pada gambar berikut ini.
Email
gigi merupakan lapisan keras berwarna putih yang menutupi mahkota gigi. Tulang
gigi, tersusun atas zat dentin. Sumsum gigi (pulpa), merupakan rongga gigi
yang di dalamnya terdapat serabut saraf dan pembuluh-pembuluh darah. Itulah
sebabnya bila gigi kita berlubang akan terasa sakit, karena pada sumsum gigi
terdapat saraf.
Jumlah
gigi pada anak-anak berbeda dengan jumlah gigi pada usia dewasa. Adapun rumus
gigi yang menunjukkan perbedaan tersebut sebagai berikut:
Rumus
gigi pada usia anak-anak (gigi sulung 20 buah).
Rumus gigi pada usia anak-anak (gigi sulung
20 buah)
|
|
P |
C |
I |
I |
C |
P |
|
Rahang
Atas |
2 |
1 |
2 |
2 |
1 |
2 |
|
Rahang
Bawah |
2 |
1 |
2 |
2 |
1 |
2 |
Rumus gigi pda usia dewasa (gigi tetap
32 buah)
|
|
M |
P |
C |
I |
I |
C |
P |
M |
|
Rahang
Atas |
3 |
2 |
1 |
2 |
2 |
1 |
2 |
3 |
|
Rahang
Bawah |
3 |
2 |
1 |
2 |
2 |
1 |
2 |
3 |
Keterangan ;
M = M
P = Premolar
C = Caninus
I = Incicivus
a. Kerongkongan
(Esfalagus)
Kerongkongan merupakan saluran
sempit berbentuk pipa dengan panjang kurang lebih 25 cm yang
menghubungkan antara mulut dengan lambung. Kerongkongan
berfungsi sebagai jalan bagi makanan yang telah dikunyah dari mulut menuju
lambung. Jadi, pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan. Melalui
kerongkongan makanan didorong masuk ke dalam lambung dengan gerak
peristaltik. di pangkal tenggorokan terdapat katup yang disebut epiglotis.
b.
Lambung
Lambung adalah organ untuk menyimpan
makanan saat sedang dicampur dengan enzim pencernaan. Enzim ini melanjutkan
proses memecah makanan menjadi bentuk yang dapat digunakan. Sel-sel di dalam
lapisan lambung akan mengeluarkan asam kuat dan enzim kuat yang bertanggung
jawab untuk proses pemecahan makanan. Ketika makanan sudah diproses, sisanya
kemudian dilepaskan ke usus kecil.
c.
Usus halus
Usus halus adalah tabung berotot sepanjang 22 kaki
atau sekitar 8,25 meter yang memecah makanan menggunakan enzim yang dilepaskan
oleh pankreas dan empedu dari hati. Pada usus halus, terdiri atas usus dua
belas jari, usus kosong, dan usus penyerapan. Ketiga bagian usus tersebut akan
bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pencernaan makanan agar menjadi
bagian-bagian kecil yang diserap ke dalam pembuluh darah usus.
d.
Usus Besar
Usus besar adalah tempat sisa makanan kemudian berada dan
nantinya akan dibusukkan menggunakan bakteri Escherichia coli sehingga bisa
menjadi kotoran (feses) yang kemudian akan dibuang melalui anus.
H. Rektum dan Anus
Rektum
adalah bagian paling ujung dari usus besar. Rektum inilah yang disebut sebagai
jalur yang akan dilalui kotoran menuju ke tempat pembuangan terakhirnya yaitu
anus. Pada saat kotoran memasuki rektum maka itu berarti tempat penyimpanan
kotoran yang berada di atasnya sudah penuh dan pada saat itulah seseorang akan
merasakan sakit perut serta keinginan untuk buang air besar. Sedangkan anus
seperti yang kita semua ketahui merupakan lubang dimana kotoran akan
dikeluarkan dari dalam tubuh untuk dibuang.
Kesimpulan
Manusia membutuhkan makanan untuk
hidup. Makanan yang telah dimakan akan diuraikan dalam sistem
pencernaan menjadi sumber energi, komponen penyusun sel dan jaringan, dan
nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu sistem kompleks dalam tubuh
adalah sistem pencernaan.
Sistem pencernaan manusia adalah sebuah sistem
penting yang membantu manusia dalam mencerna makanan dan minuman yang
dikonsumsinya menjadi zat yang lebih mudah dicerna oleh tubuh dan diambil
berbagai kandungan penting di dalamnya yang bermanfaat untuk organ dalam dan
bagian tubuh secara keseluruhan.
Sistem Pencernaan Manusia dimulai dari Proses
memasukan makanan ke dalam mulut (Injesti), Proses mengubah makanan menjadi
kecil dan lembut (dikunyah) oleh gigi (Pencernaan mekanik), Proses mengubah
molekul makanan kompleks menjadi sederehana oleh enzim, asam, ‘bile’ dan air
(Pencernaan Kimiawi). Penyerapan Nutrisi dan Pembuangan Kotoran (Proses
Penyingkiran).
I.
Daftar Pustaka
Burton,
I. J. (2001). Biology. United
Kingdom: Cambridge University Press.
Carola,
R,. et al.(1992). Human Anatomy &
Physiology, 2nd Ed. New York: Harper & Row Publishing
Guyer,
MY, & Charles E.L. (1964). Animal
Biology, 5th Ed. New York: Herper & Row Publihsing.
Idel,
A. & A. Halim, Pintar Biologi Untuk
SMP Kelas 1, 2, 3, Surabaya: Gitamedia Press.
Ichsan,
M. dkk. (2001). Ilmu Kesehatan Dan Gizi.
Jakarta: Universitas Terbuka.
Martin,
J. (2002). Biology, London: Cambridge
University Press.
Muchtadi,
D. (2003). Pangan dan Gizi. Jakarta:
Pusat Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.
Rifai,
M. A. (2002). Kamus Biologi, Jakarta:
Balai Pustaka, Jakarta.
Riyadi,
H. (1999). Gizi dan Kesehatan Keluarga.
Jakarta: Universitas Terbuka, Jakarta.
Wahyuningsih, T. (2002). Praktikum Biologi III. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka, Jakarta.
Ward, B.R. (1982). Makanan & Pencernaan.
Semarang:
Penerbit PT Mandira..
J.
Kesulitan yang dialami:
Selama penelitian kesulitan yang kami alami adalah
alat yang tidak memadahi.
K.
Saran dan masukan
Sebelum membuat laporan
praktikum disarankan untuk terlebih dahulu mencari bahan percobaan yang mudah
di dapat.
L.
Foto/video praktikum
Mulut
a.
Kerongkongan
b.
Lambung
c.
Usus besar
d.
Usus halus
e.
Anus
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar