Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 4. 2 GERAK | PGSD BI UT PDGK4107
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
LEMBAR KERJA
PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD
MODUL
4.2 GERAK
KEGIATAN PRAKTIKUM I :
GERAK LURUS BERATURAN
JUDUL PERCOBAAN
Gerak Lurus Beraturan (GLB)
A.
TUJUAN PERCOBAAN
Mengetahui gerak lurus beraturan
B.
ALAT DAN BAHAN
1. Katrol gantung tunggal
2. Stop watch
3. Penggaris
4. Beban gantung 100gr (2 buah)
5. Statif dan klem
6. Benang kasur
7. Plastisin
8. Beban tambahan
C.
LANDASAN TEORI
Gerak lurus
beraturan adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan
kecepatan tetap. Kecepatan suatu benda yang bergerak lurus adalah tetap bila
dalam selang waktu, jarak ditempuh dan arahnya sama. Kecepatannya dapat ditulis
dengan persamaan :
![]()
Dimana:
v = Kecepatan
benda ![]()
S = Jarak
yang ditempuh benda (m)
t = Waktu
yang diperlukan (detik atau sekon)
D.
PROSEDUR PERCOBAAN
Isilah
lembar kerja sesuai dengan petunjuk!
1. Rakitlah alat dan bahan seperti
tampak pada Gambar 4.8
2. Usahakan agar beban tambahan m
tertinggal di ring pembatas bila M1 turun dan M2
naik.
3. Tandai ketinggian beban tambahan (m)
mula-mula sama tinggi dengan titik A.
4. Ukur Panjang BC.
5. Biarkan sistem bergerak m+M1 turun
dan M2 naik. Catat waktu yang diperlukan M1 untuk
bergerak dari B ke C.
6. Ulangi percobaan sampai 5 kali
dengan jarak BC yang berbeda-beda (tinggi A tetap, B tetap, C berubah).
7. Catat datanya pada table di bawah
ini!
E.
HASIL PENGAMATAN
|
No |
Jarak BC s (m) |
Waktu t (sek) |
|
1. |
0.9 |
1.3 |
|
2. |
0.8 |
1.2 |
|
3. |
0.7 |
1.1 |
|
4. |
0.6 |
1 |
|
5. |
0.5 |
0.9 |
F.
PERTANYAAN-PERTANYAAN
1. Buatalah grafik hubungan antara
jarak (s) sebagai fungsi waktu (t) berdasarkan data percobaan GLB (S sumbu
vertical dan t sumbu horizontal).

2. Hitunglah kecepatan benda
berdasarkan grafik di atas!
|
Percobaan 1
v = 0,9 / 1,3 v = 0,69 m/s
|
Percobaan 2
v = 0,8 / 1,2 v = 0,67 m/s |
Percobaan 3
v = 0,7 / 1,1 v = 0.63 m/s |
|
Percobaan 4
v = 0,6 / 1 v = 0.6 m/s
|
|
Percobaan 5
v = 0,5 / 0,9 v = 0.56 m/s |
3. Buatlah kesimpulannya?
gerak lurus
beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus
dengan kecepatan tetap atau konstan dengan beban yang sama beratnya, semakin
dekat jaraknya, semakin cepat pula waktu yang diperlukan.
G.
PEMBAHASAN
Dengan beban yang sama beratnya, semakin dekat jaraknya, semakin cepat pula
waktu yang diperlukan
H.
KESIMPULAN
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya
berupa garis lurus dengan kecepatan tetap. Dengan beban yang sama beratnya, makin
dekat jaraknya makin cepat pula waktu yang diperlukan.
I.
DAFTAR PUSTAKA
Ichwan.
(2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Mujadi.
(2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas
Terbuka
Resnick, R.,
Halliday, D., Krane, K.S (1992). Fisika Dasar I (terjemah Silaban).
Jakarta: Erlangga.
Sudomo,
Joko. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Tim Penyusun
Kamus Besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1995). Kamus Besar
Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka, Depdikbud.
J.
KESULITAN YANG DIALAMI: SARAN
DAN
MASUKAN
Tidak
tersedianya alat dan bahan di sekolah diantisipasi dengan membeli katrol dan menggunakana
alat seadanya di sekolahan.
KEGIATAN PRAKTIKUM II :
GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN
A.
JUDUL PERCOBAAN
Gerak Lurus Berubah
Beraturan (GLBB)
B.
TUJUAN PERCOBAAN
Mengetahui gerak lurus berubah beraturan
C.
ALAT DAN BAHAN
1.
Katrol
gantung tunggal
2. Stop watch
3. Penggaris
4. Beban gantung 100gr (2 buah)
5. Statif dan klem
6. Benang kasur
7. Plastisin
8. Beban tambahan
D.
LANDASAN TEORI
Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak yang lintasannya berupa garis lurus dan
kecepatannya selalu berubah secara tetap (beraturan) serta mempunyai percepatan
tetap.
Besaran-besaran yang terdapat pada
GLBB adalah:
vt = vo ± a . t
vt = vo ± 2 a
S
S = vot ± ½ at2
![]()
![]()
dimana:
vt = kecepatan sesaat benda ![]()
vo = kecepatan awal benda
S = jarak yang ditempuh benda (m)
A = percepatan benda ![]()
E.
PROSEDUR PERCOBAAN
Isilah
lembar kerja sesuai dengan petunjuk!
1. Susun alat seperti ada Gambar 4.9.
2. Tentukan dan ukur jarak AB dan BC
(usahakan AB > BC).
3. Biarkan sistem bergerak (m1 dan
m) turun dan M2 naik, usahakan agar beban tambahan m
tertinggal di ring pembatas B.
4. Ukur waktu yang dibutuhkan (M1
+ m) dari A ke B (tab) dan M1 untuk bergerak dari B ke C
(tBC).
5. Lakukan percobaan sampai 5 x dengan
jarak AB (titik A tetap, C tetap, B berubah) dan catat datanya pada table
dibawah ini.
F.
HASIL PENGAMATAN
|
No |
Beban (gr) |
Sab (m) |
Tab (sek) |
Sbc (m) |
TBC (sek) |
|
1. |
120 |
0,75 |
1,4 |
0,65 |
0,9 |
|
2. |
120 |
0,85 |
1,7 |
0,55 |
0,8 |
|
3. |
120 |
0,9 |
1,8 |
0,50 |
0,7 |
|
4. |
120 |
1 |
1,9 |
0,40 |
0,6 |
|
5. |
120 |
1,1 |
2,2 |
0,30 |
0,5 |
G.
PERTANYAAN-PERTANYAAN
1. Buatlah grafik hubungan antara jarak
AB (SAB) sebagai fungsi (TAB) pada percobaan GLBB.

2. Hitunglah percepatan benda
berdasarkan grafik di atas!
|
Percobaan 1
v = 0,75 / 1,4 v = 0.54 m/s
vt = vo ± a . t 0,54 = 0 + a . 1,4 a = 0,54 / 1,4 a = 0,383 m/s |
Percobaan 2
v = 0,85 / 1,7 v = 0,5 m/s
vt = vo ± a . t 0,5 = 0 + a . 1,7 a = 0,5 / 1,7 a = 0,294 m/s |
Percobaan 3
v = 0,9 / 1,8 v = 0,5 m/s
vt = vo ± a . t 0,5 = 0 + a . 1,8 a = 0,5 / 1,8 a = 0,278 m/s |
|
Percobaan 4
v = 1 / 1,9 v = 0,53 m/s
vt = vo ± a . t 0,53 = 0 + a . 1,9 a = 0,53 / 1,9 a = 0,277 m/s |
|
Percobaan 5
v = 1,1 / 2,2 v = 0,5 m/s
vt = vo ± a . t 0,5 = 0 + a . 2,2 a = 0,5 / 2,2 a = 0.227 m/s |
3. Buatlah kesimpulannya?
gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak
lurus pada arah mendatar dengan kecepatan yang berubah setiap saat, ini
dikarenakan adanya percepatan yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan
gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah
kecepatannya karena ada percepatan (a=t) atau perlambatan (a= -)
Jadi, ciri
GLBB adalah dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin
cepat/lambat. Sehingga gerakan benda dari waktu ke waktu mengalami
percepatan/perlambatan. Untuk nilai percepatan positif (+) maka dikatakan
dengan gerakan mengalami percepatan.
4. Jelaskan perbedaan grafik itu dengan
grafik pada percobaan GLB (S fungsi t).
Grafik GLB berupa garis lurus, karena kecepatan
suatu benda yang bergerak lurus adalah tetap bila dalam selang waktu jarak
tempuh dan arahnya sama. Sedangkan grafik GLBB berupa garis lurus tetapi
berubah-ubah, dikarenakan mengalami percepatan yang tetap/konstan.
H.
PEMBAHASAN
Benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau
mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan.
I.
KESIMPULAN
Gerak Lurus
Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak yang lintasannya berupa garis lurus dan
kecepatannya selalu berubah secara tetap (beraturan) serta mempunyai percepatan
tetap.
J.
DAFTAR PUSTAKA
Ichwan.
(2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Mujadi.
(2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta:
Universitas Terbuka
Resnick, R.,
Halliday, D., Krane, K.S (1992). Fisika Dasar I (terjemah Silaban).
Jakarta: Erlangga.
Sudomo,
Joko. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Tim Penyusun
Kamus Besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1995). Kamus Besar
Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka, Depdikbud.
K.
KESULITAN YANG DIALAMI: SARAN
DAN
MASUKAN
Tidak
tersedianya alat dan bahan di sekolah diantisipasi dengan membeli katrol dan
menggunakana alat seadanya di sekolahan.
L.
FOTO/VIDEO PRAKTIKUM
(Isikan foto-foto/link
video berseri hasil praktikum
minimal memuat 3 kegiatan yaitu pendahuluan, proses dan hasil. Untuk jumlah foto berseri
boleh lebih dari 3)
|
FOTO |
KETERANGAN |
|
|
Alat dan Bahan |
|
|
Proses Perakitan |
|
|
Praktik Gerak GLB dan GLBB |
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya



Komentar
Posting Komentar