Modul 12 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Gambar
  Modul 12 Merancang Kegiatan Pembelajaran Kb. 2 Metode Mengajar dan Prosedur Pembelajaran A.       Metode Mengajar Metode mengajar adalah suatu cara yang dilakukan guru untuk menciptakan hubungan antara guru (kegiatan mengajar) dan siswa (kegiatan belajar). Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat menunjang optimalisasi kegiatan mengajar guru dan kegiatan belajara siswa. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menimbulkan dan memudahkansiswa belajar. Empat metode yang seringkali digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah : 1.        Metode Ceramah Metode ceramah adalah metode atau cara mengajar denga penyajian materi yang dilakukan melalui penuturan dan penjelasansecara lisan ole guru kepada siswa. 2.        Metode Tanya awab Metode tanya jawab adalah suatu cara atau metode penyajian bahan pelajaran melalui berbgai bentuk pertanyaan yang dijawab oleh siswa. 3. ...

Praktikum IPA di SD | Lembar Kerja 4. 2 GERAK | PGSD BI UT PDGK4107


LEMBAR KERJA

PRAKTIKUM KONSEP DASAR IPA DI SD

MODUL 4.2 GERAK

 


KEGIATAN PRAKTIKUM I : GERAK LURUS BERATURAN



JUDUL PERCOBAAN

Gerak Lurus Beraturan (GLB)

 

A.    TUJUAN PERCOBAAN

Mengetahui gerak lurus beraturan

 

B.     ALAT DAN BAHAN

1.      Katrol gantung tunggal

2.      Stop watch

3.      Penggaris      

4.      Beban gantung 100gr (2 buah)

5.      Statif dan klem

6.      Benang kasur

7.      Plastisin

8.      Beban tambahan

 

C.    LANDASAN TEORI

Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan tetap. Kecepatan suatu benda yang bergerak lurus adalah tetap bila dalam selang waktu, jarak ditempuh dan arahnya sama. Kecepatannya dapat ditulis dengan persamaan :

 

 

Dimana:

v = Kecepatan benda  

S = Jarak yang ditempuh benda (m)

t = Waktu yang diperlukan (detik atau sekon)

 

D.    PROSEDUR PERCOBAAN

Isilah lembar kerja sesuai dengan petunjuk!

1.      Rakitlah alat dan bahan seperti tampak pada Gambar 4.8

2.      Usahakan agar beban tambahan m tertinggal di ring pembatas bila M1 turun dan M2 naik.

3.      Tandai ketinggian beban tambahan (m) mula-mula sama tinggi dengan titik A.

4.      Ukur Panjang BC.

5.      Biarkan sistem bergerak m+M1 turun dan M2 naik. Catat waktu yang diperlukan M1 untuk bergerak dari B ke C.

6.      Ulangi percobaan sampai 5 kali dengan jarak BC yang berbeda-beda (tinggi A tetap, B tetap, C berubah).

7.      Catat datanya pada table di bawah ini!

 

E.     HASIL PENGAMATAN

No

Jarak BC s (m)

Waktu t (sek)

1.

0.9

1.3

2.

0.8

1.2

3.

0.7

1.1

4.

0.6

1

5.

0.5

0.9

 

F.     PERTANYAAN-PERTANYAAN

1.      Buatalah grafik hubungan antara jarak (s) sebagai fungsi waktu (t) berdasarkan data percobaan GLB (S sumbu vertical dan t sumbu horizontal).

 

2.      Hitunglah kecepatan benda berdasarkan grafik di atas!

 

Percobaan 1

v = 0,9 / 1,3

v = 0,69 m/s

 

Percobaan 2

v = 0,8 / 1,2

v = 0,67 m/s

Percobaan 3

v = 0,7 / 1,1

v = 0.63 m/s

Percobaan 4

v = 0,6 / 1

v = 0.6 m/s

 

 

Percobaan 5

v = 0,5 / 0,9

v = 0.56 m/s

3.      Buatlah kesimpulannya?

gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan tetap atau konstan dengan beban yang sama beratnya, semakin dekat jaraknya, semakin cepat pula waktu yang diperlukan.

 

G.    PEMBAHASAN

Dengan beban yang sama beratnya, semakin dekat jaraknya, semakin cepat pula waktu yang diperlukan

 

H.    KESIMPULAN

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan tetap. Dengan beban yang sama beratnya, makin dekat jaraknya makin cepat pula waktu yang diperlukan.

 

I.       DAFTAR PUSTAKA

Ichwan. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka.

Mujadi. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka

Resnick, R., Halliday, D., Krane, K.S (1992). Fisika Dasar I (terjemah Silaban). Jakarta: Erlangga.

Sudomo, Joko. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka.

Tim Penyusun Kamus Besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka, Depdikbud.

 

J.      KESULITAN YANG DIALAMI: SARAN DAN MASUKAN

Tidak tersedianya alat dan bahan di sekolah diantisipasi dengan membeli katrol dan menggunakana alat seadanya di sekolahan.

 

 

 


 

KEGIATAN PRAKTIKUM II : GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

A.    JUDUL PERCOBAAN

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

 

B.     TUJUAN PERCOBAAN

Mengetahui gerak lurus berubah beraturan

 

C.    ALAT DAN BAHAN

1.      Katrol gantung tunggal

2.      Stop watch

3.      Penggaris      

4.      Beban gantung 100gr (2 buah)

5.      Statif dan klem

6.      Benang kasur

7.      Plastisin

8.      Beban tambahan

 

D.    LANDASAN TEORI

Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak yang lintasannya berupa garis lurus dan kecepatannya selalu berubah secara tetap (beraturan) serta mempunyai percepatan tetap.

Besaran-besaran yang terdapat pada GLBB adalah:

v= vo ± a . t

vt = vo ± 2 a S

S = vot ± ½ at2

 

dimana:

vt = kecepatan sesaat benda

vo = kecepatan awal benda  

S = jarak yang ditempuh benda (m)

A = percepatan benda

 

E.     PROSEDUR PERCOBAAN

Isilah lembar kerja sesuai dengan petunjuk!

1.      Susun alat seperti ada Gambar 4.9.

2.      Tentukan dan ukur jarak AB dan BC (usahakan AB > BC).

3.      Biarkan sistem bergerak (m1 dan m) turun dan M2 naik, usahakan agar beban tambahan m tertinggal di ring pembatas B.

4.      Ukur waktu yang dibutuhkan (M1 + m) dari A ke B (tab) dan M1 untuk bergerak dari B ke C (tBC).

5.      Lakukan percobaan sampai 5 x dengan jarak AB (titik A tetap, C tetap, B berubah) dan catat datanya pada table dibawah ini.

 

F.     HASIL PENGAMATAN

No

Beban (gr)

Sab (m)

Tab (sek)

Sbc (m)

TBC (sek)

1.

120

0,75

1,4

0,65

0,9

2.

120

0,85

1,7

0,55

0,8

3.

120

0,9

1,8

0,50

0,7

4.

120

1

1,9

0,40

0,6

5.

120

1,1

2,2

0,30

0,5

 

G.    PERTANYAAN-PERTANYAAN

1.      Buatlah grafik hubungan antara jarak AB (SAB) sebagai fungsi (TAB) pada percobaan GLBB.

 

2.      Hitunglah percepatan benda berdasarkan grafik di atas!

 

Percobaan 1

v = 0,75 / 1,4

v = 0.54 m/s

 

v= vo ± a . t

0,54 = 0 + a . 1,4

a = 0,54 / 1,4

a = 0,383 m/s

Percobaan 2

v = 0,85 / 1,7

v = 0,5 m/s

 

v= vo ± a . t

0,5 = 0 + a . 1,7

a = 0,5 / 1,7

a = 0,294 m/s

Percobaan 3

v = 0,9 / 1,8

v = 0,5 m/s

 

v= vo ± a . t

0,5 = 0 + a . 1,8

a = 0,5 / 1,8

a = 0,278 m/s

Percobaan 4

v = 1 / 1,9

v = 0,53 m/s

 

v= vo ± a . t

0,53 = 0 + a . 1,9

a = 0,53 / 1,9

a = 0,277 m/s

 

Percobaan 5

v = 1,1 / 2,2

v = 0,5 m/s

 

v= vo ± a . t

0,5 = 0 + a . 2,2

a = 0,5 / 2,2

a = 0.227 m/s

3.      Buatlah kesimpulannya?

gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan kecepatan yang berubah setiap saat, ini dikarenakan adanya percepatan yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan (a=t) atau perlambatan (a= -)

Jadi, ciri GLBB adalah dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat/lambat. Sehingga gerakan benda dari waktu ke waktu mengalami percepatan/perlambatan. Untuk nilai percepatan positif (+) maka dikatakan dengan gerakan mengalami percepatan.

 

4.      Jelaskan perbedaan grafik itu dengan grafik pada percobaan GLB (S fungsi t).

Grafik GLB berupa garis lurus, karena kecepatan suatu benda yang bergerak lurus adalah tetap bila dalam selang waktu jarak tempuh dan arahnya sama. Sedangkan grafik GLBB berupa garis lurus tetapi berubah-ubah, dikarenakan mengalami percepatan yang tetap/konstan.

 

H.    PEMBAHASAN

Benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan.

 

I.       KESIMPULAN

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak yang lintasannya berupa garis lurus dan kecepatannya selalu berubah secara tetap (beraturan) serta mempunyai percepatan tetap.

 

J.      DAFTAR PUSTAKA

Ichwan. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka.

Mujadi. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka

Resnick, R., Halliday, D., Krane, K.S (1992). Fisika Dasar I (terjemah Silaban). Jakarta: Erlangga.

Sudomo, Joko. (2000). Petunjuk Praktikum Konsep Dasar IPA I, Modul 11. Jakarta: Universitas Terbuka.

Tim Penyusun Kamus Besar Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka, Depdikbud.

 

K.    KESULITAN YANG DIALAMI: SARAN DAN MASUKAN

Tidak tersedianya alat dan bahan di sekolah diantisipasi dengan membeli katrol dan menggunakana alat seadanya di sekolahan.


 

 

 

L.     FOTO/VIDEO PRAKTIKUM

(Isikan  foto-foto/link   video   berseri   hasil   praktikum   minimal   memuat   3   kegiatan   yaitu pendahuluan, proses dan hasil. Untuk jumlah foto berseri boleh lebih dari 3)

 

FOTO

KETERANGAN

 

Alat dan Bahan

 

Proses Perakitan

 

Praktik Gerak GLB dan GLBB

 

 

 

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 9 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 10 Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4502

Modul 7 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus | Resume/Ringkasan/ Rangkuman Modul PGSD BI UT PDGK4407